Selain perjalanan dinas ke tempat yang terlalu jauh, tujuan yang terlalu dekat juga membuat orang-orang di kantor pikir2. Sepertinya tujuan dinas ke pulau Jawa justru hitung-hitungannya rugi. Mungkin karena standar perjalannnya tidak menggunakan pesawat. Peraturan hanya membolehkan menggunakan kereta api untuk tujuan di pulau Jawa.
Tapi saya nekad saja.. Biar nombok asal badan masih elok. Saya pun memilih menggunakan pesawat menuju daerah tujuan kali ini, Pasuruan. Via Surabaya tentunya, karena di Pasuruan tidak ada bandara komersial. Hanya ada pangkalan udara militer milik TNI AU. Harga tiket pesawat yang semakin murah (hanya beda puluhan ribu dengan kereta eksekutif) menguatkan pilihan saya.
Penerbangan malam ke Surabaya saya menggunakan maskapai Lion-Wings penerbangan pukul 21.20. Saya masih ingat keluhan menggunakan Boeing 737-900 ER ke Balikpapan yang terlalu lama loading penumpang. Namun kali ini, pukul 21.00 para penumpang sudah diminta untuk boarding. Mungkin maksudnya supaya pas jam 21.20 udah siap take off. Perbaikan dari keluhan saya sebelumnya.


