<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Untaian Permata Hijau Tidore dan Ternate</title>
	<atom:link href="http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/</link>
	<description>kegelisahanku adalah untuk berkarya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Mar 2010 03:42:30 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: shower trays</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-4280</link>
		<dc:creator>shower trays</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 07:47:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-4280</guid>
		<description>The way you have described this is very thorough. I will link your blog page to mine.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>The way you have described this is very thorough. I will link your blog page to mine.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nike sb</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-4163</link>
		<dc:creator>nike sb</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:59:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-4163</guid>
		<description>well  done  ,nice  to se  e it</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>well  done  ,nice  to se  e it</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Abbas</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-836</link>
		<dc:creator>Abu Abbas</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 09:15:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-836</guid>
		<description>@Erwin Ladjinga
Anda benar, gambar di uang seribu itu dari arah Gambesi. Catatan perjalanan Andreas Harsono juga menunjukkan seperti itu.

Tentang Sultan Baabullah, saya baru tahu dari Anda. Terimakasih atas infonya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Erwin Ladjinga<br />
Anda benar, gambar di uang seribu itu dari arah Gambesi. Catatan perjalanan Andreas Harsono juga menunjukkan seperti itu.</p>
<p>Tentang Sultan Baabullah, saya baru tahu dari Anda. Terimakasih atas infonya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Erwin Ladjinga</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-833</link>
		<dc:creator>Erwin Ladjinga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 03:47:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-833</guid>
		<description>Saya ingin koreksi :
Gambar Pulau Maitara dan Tidore di Uang seribuan keluaran Bank INdonesia adalah di ambil dari daratan Ternate sebelah selatan Kota Ternate bukan di Laut Lepas...yang di foto oleh abang adalah dari arah utara daratan Ternate jadi keihatan pulau maitara berada di sebelah kanan, coba abang ke bagian selatan dari arah Gambesi Puncak atau ngade puncak..pasti arahn ya sama dengan foto uang sribuan krn arah pulau tidore memanjang menandakan bahwa itu di ambil dari daratan Ternate..
Sultan Babullah lahir di Ternate bukan di Tidore seperti yang di tulis..kalau sultan NUku memang dari Tidore tapi tidak dengan Sultan Babullah.
Terima kasih....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin koreksi :<br />
Gambar Pulau Maitara dan Tidore di Uang seribuan keluaran Bank INdonesia adalah di ambil dari daratan Ternate sebelah selatan Kota Ternate bukan di Laut Lepas&#8230;yang di foto oleh abang adalah dari arah utara daratan Ternate jadi keihatan pulau maitara berada di sebelah kanan, coba abang ke bagian selatan dari arah Gambesi Puncak atau ngade puncak..pasti arahn ya sama dengan foto uang sribuan krn arah pulau tidore memanjang menandakan bahwa itu di ambil dari daratan Ternate..<br />
Sultan Babullah lahir di Ternate bukan di Tidore seperti yang di tulis..kalau sultan NUku memang dari Tidore tapi tidak dengan Sultan Babullah.<br />
Terima kasih&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Silo</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-782</link>
		<dc:creator>Silo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 07:38:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-782</guid>
		<description>Wah pengin sekali bisa berpetualang kayak gini..jadi ingat pas sekolah ketika jadi pendaki gunung</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah pengin sekali bisa berpetualang kayak gini..jadi ingat pas sekolah ketika jadi pendaki gunung</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sandi</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-566</link>
		<dc:creator>sandi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 02:45:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-566</guid>
		<description>wah bang bagus bener blognya. suka melanglang buana gitu ya... ditunggu banget tulisan berikutnya. 
eniwei dah pernah ke banjarmasin, kamupungku tersebut...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah bang bagus bener blognya. suka melanglang buana gitu ya&#8230; ditunggu banget tulisan berikutnya.<br />
eniwei dah pernah ke banjarmasin, kamupungku tersebut&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Abbas</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-460</link>
		<dc:creator>Abu Abbas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 07:15:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-460</guid>
		<description>Gaya menulis saya itu dipengaruhi njenengan. 

Kata teman2 penempatan memang begitu, suatu daerah kalau dilihat 3 hari hanya terlihat yang indahnya saja. Kesannya akan jauh berbeda setelah berdomisili 3 bulan. Apalagi Anda yang bertahan sampai 3 tahun!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gaya menulis saya itu dipengaruhi njenengan. </p>
<p>Kata teman2 penempatan memang begitu, suatu daerah kalau dilihat 3 hari hanya terlihat yang indahnya saja. Kesannya akan jauh berbeda setelah berdomisili 3 bulan. Apalagi Anda yang bertahan sampai 3 tahun!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bangpay</title>
		<link>http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/comment-page-1/#comment-457</link>
		<dc:creator>bangpay</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 06:47:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uliansyah.or.id/2008/07/11/untaian-permata-hijau-tidore-dan-ternate/#comment-457</guid>
		<description>menarik! untuk ukuran pelancong (dinas) reportase ini layak dijadikan acuan pariwisata. heran ya kalo saya yang nulis bisa jungkir balik. tulisan sampeyan begitu mengalir... indah... sedang gaya tulisan saya cenderung investigatif... :)

kalo saya yg nulis kan nanti jadinya begini:
-  di depan tiap masjid selalu ada papan peringatan untuk menghormati waktu beribadah karena masyarakat (yang konon agamis itu) tak ragu untuk nyetel musik ajep-ajep tepat di depan masjid.
-  tentang bau miras di tiap sudut gang dan pangkalan ojek
-  tentang desah gairah para pecandu cinta terlarang dalam balutan &quot;hubungan gelap&quot; ataupun &quot;hubungan cinta profesional&quot; yang sudah dianggap bagian dari budaya.
-  tentang harga timun 3000 rupiah satu batangnya..
-  tentang konflik pilkada yang kalo tidak ditengahi &quot;orang luar&quot; mungkin malah sudah banjir darah seperti kerusuhan beberapa tahun lalu
-  tentang sepinya masjid... dan ramainya remaja pacaran di pinggir bangunan masjid dilindungi keremangan cahaya, arrrgh...

wah bukan maksud saya mengahncurkan kenangan indah sampeyan... tapi ternate sudah tenang kok sekarang, ndak ada laki2 tinggi besar seperempat abad lewat yang suka mukulin orang2 yang mabuk di jalan. orang itu sudah mutasi ke manado! :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik! untuk ukuran pelancong (dinas) reportase ini layak dijadikan acuan pariwisata. heran ya kalo saya yang nulis bisa jungkir balik. tulisan sampeyan begitu mengalir&#8230; indah&#8230; sedang gaya tulisan saya cenderung investigatif&#8230; <img src='http://www.uliansyah.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kalo saya yg nulis kan nanti jadinya begini:<br />
-  di depan tiap masjid selalu ada papan peringatan untuk menghormati waktu beribadah karena masyarakat (yang konon agamis itu) tak ragu untuk nyetel musik ajep-ajep tepat di depan masjid.<br />
-  tentang bau miras di tiap sudut gang dan pangkalan ojek<br />
-  tentang desah gairah para pecandu cinta terlarang dalam balutan &#8220;hubungan gelap&#8221; ataupun &#8220;hubungan cinta profesional&#8221; yang sudah dianggap bagian dari budaya.<br />
-  tentang harga timun 3000 rupiah satu batangnya..<br />
-  tentang konflik pilkada yang kalo tidak ditengahi &#8220;orang luar&#8221; mungkin malah sudah banjir darah seperti kerusuhan beberapa tahun lalu<br />
-  tentang sepinya masjid&#8230; dan ramainya remaja pacaran di pinggir bangunan masjid dilindungi keremangan cahaya, arrrgh&#8230;</p>
<p>wah bukan maksud saya mengahncurkan kenangan indah sampeyan&#8230; tapi ternate sudah tenang kok sekarang, ndak ada laki2 tinggi besar seperempat abad lewat yang suka mukulin orang2 yang mabuk di jalan. orang itu sudah mutasi ke manado! <img src='http://www.uliansyah.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
