Printable Arabic Keyboard Layout

Writing Arabic in a US-keyboard is quite painful. Especially if you are not used to arabic keyboard layout.

Personally, I dont like to use add-ons, add-ins, nor other installed application to help me write arabic smoothly, I choose to look for a nice printable that I can place it somewhere around my PC.

I browsed the web and I found that wikipedia had a great entry about Keyboard layout, and it also provide great SVGs for each keyboard layout. Various keyboard layouts are available, from Czech to Tibetan.  However, I dont like the sharp boxes look.

Somewhere else, I found that printable from datacal have nicer look with rounded box in each letter. Unfortunately, it is not free.

Well, I asked my self if I dont satisfy with the available one, why dont make my own arabic printable?

So I started to modify SVG files from here and there. No shopisticated modification needed. Just replace the sharp boxes with rounded ones. And I end up with my own desired printable arabic keyboard layout.

free,printable,arabic,keyboard,layout

So, what is the advantage of this printable? Nothing special! It just look nicer to me. Beside the fact that is free. You can downloaded it and use it for free. You can even edit my SVG to make your own printable. Its absolutely free to use and modify.

Download the PNG format.
Download the SVG format.

If you dont find my post useful, these links may help you understanding arabic writing better:

  1. Basic understanding writing arabic in PC. http://www.uga.edu/islam/arabic_windows.html
  2. Online Arabic keyboard. Just stroke the image, and copy the appearing letters. http://www.islamweb.net/php/php_arabic/keyboard/keyboard.htm and http://www.arabic-keyboard.org/
  3. My favorit homeschooling resource also provide guidance to stroking arabic letter. http://talibiddeenjr.amanahwebs.com/la_arabic.htm

I hope this printable could help anyone stroking arabic letters better. Happy stroking!

Share

Pak Dosen Tukang Cukur Rambut

Sebuah pengalaman mengesankan di kota pelajar Yogyakarta mengajarkan banyak hal pada diri saya. Khususnya pelajaran mengenai optimisme dan perjuangan hidup. Di salah satu sudut kota ini, saya ditakdirkan untuk bertemu dengan seorang dosen yang juga merangkap profesi sebagai tukang cukur rambut. Berikut ini cerita selengkapnya, mudah-mudahan bermanfaat pula bagi Anda.

Sore itu, rambut Abbas, anak saya, sudah terlihat terlalu panjang untuk seorang anak laki-laki. Poninya menggantung menutupi mata. Di samping kanan dan kiri, rambutnya menyeruak melewati daun telinga. Serabut rambut juga memanjang menuruni tengkuknya.

Sebenarnya di Jogja ini saya belum tahu persis dimana lokasi barbershop atau tukang cukur yang pas buat anak-anak. Mengandalkan intuisi serta ingatan dari pengamatan sekilas menjelajahi kota selama ini, rombongan keluarga Uliansyah pun segera melesat di jalanan kota Gudeg mencari tukang cukur. Banyak sih barbershop di kota ini. Bahkan lucunya, mereka ramai-ramai memasang kata “Bergaransi” di papan nama. Sampai sekarang, saya belum paham garansi apa yang dimaksudkan untuk sebuah produk berupa jasa cukur rambut. Continue reading

Share

Mengejar Kesempurnaan (Pursuit of Excellence)

Kita tentu sudah sering mendengar tentang TQM (Total Quality Management). Sebuah pendekatan manajemen yang menitikberatkan pada kesempurnaan kualitas. Salah satu dimensi kesempurnaan kualitas adalah kesempurnaan proses produksi. Proses produksi yang sempurna menurut TQM adalah proses produksi yang tidak membuat kesalahan. TQM tidak mentolelir adanya produk cacat. Mengadopsi TQM berarti berkomitmen penuh dengan zero-defects.

Pandangan ini telah merevolusi keyakinan manajemen terdahulu. Dalam kurun waktu yang cukup panjang, telah terpatri di hati dan kepala manajer bahwa adanya sebuah acceptable tolerance dalam proses produksi. Dengan keyakinan ini para manajer beranggapan bahwa, “yaah.. wajarlah kalo ada produk reject. Dari satu juta produk mosok nggak ada yang cacat.” Sebuah keyakinan yang masih memiliki penganut sampai saat ini.

Di era persaingan gila-gilaan ini, kompetisi telah menuntut adanya suatu diskrepansi nilai yang signifikan di antara produk-produk yang beredar. Para manajer pun berlomba-lomba mengejar keunggulan. Salah satu inovasi terbesar dalam perkembangan ilmu manajemen di era 1990-2000 adalah dikembangkannya konsep TQM. Para manajer tidak cukup lagi berasumsi bahwa ada sedikit produk cacat adalah hal yang wajar. Proses penciptaan nilai bagi produk digenjot pol mulai dari pabrik. Produk cacat tidak hanya menandakan proses produksi yang berjalan telah gagal dalam mengolah seluruh bahan baku, namun juga menunjukkan ada sesuatu yang salah pada perencanaan produksi. Apa bisa dikatakan masuk akal bila perusahaan merencanakan untuk gagal?
Continue reading

Share

Berburu Lalat

Syahdan di suatu akhir pekan, keluarga kami menghabiskan waktu di sebuah pusat perbelanjaan. Ketika waktu sholat tiba, kami pun menuju ke musholla. Nah, di sini lah petualangan berburu lalat dimulai…

Musholla di mall itu memiliki AC, sehingga ruangannya jadi dingiiin sekali. Di musholla ini, Abbas dan Yasmin bisa berburu lalat sepuasnya. Lalat-lalat di musholla ini mudah sekali ditangkap. Yasmin, yang berumur dua tahun saja, bisa lho menangkap lalat di mushola ini. Lho kok bisa?

Ternyata, lalat termasuk binatang berdarah dingin. Abbas sudah belajar mengenai binatang berdarah panas dan berdarah dingin. Binatang yang berdarah panas, suhu tubuhnya tetap, tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungannya. Sementara binatang berdarah dingin, suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungan di sekitarnya. Contoh binatang berdarah dingin adalah kadal dan lalat.

Nah, hewan yang berdarah dingin jika berada di tempat yang dingin, suhu tubuhnya akan turut menjadi dingin pula. Jika suhu tubuhnya terlalu rendah, hewan berdarah dingin menjadi sulit bergerak karena tubuhnya kaku kedinginan. Itulah sebabnya, kadal sering kita jumpai sedang berjemur di atas batu. Karena jika kadal kedinginan, tubuhnya akan menjadi kaku dan tidak bisa bergerak. Kalau kadal tidak bisa bergerak, ia dengan mudah dapat ditangkap oleh pemangsanya.

Demikian pula dengan lalat. Lalat-lalat yang berada di musholla yang dingin itu, tubuhnya menjadi kaku dan tidak bisa terbang. Abbas dan Yasmin dapat dengan mudah menangkap lalat-lalat yang sedang kedinginan di sana. Wah, Abbas bisa menangkap sampai sepuluh ekor lalat lho! Lalat-lalat itu digenggam kuat-kuat. Karena ketika lalat yang kedinginan itu bersentuhan dengan tangan kita yang hangat, ia bisa bergerak dan terbang lagi!

Boleh deh Abbas dan Yasmin berburu lalat sambil menunggu Ayah dan Ummi melaksanakan sholat. Tapi nanti setelah selesai berburu lalat, jangan lupa cuci tangan yang bersih ya.. supaya kuman dan kotoran yang dibawa lalat tidak masuk ke dalam tubuh kita.

Begitulah keseharian anak Homeschooling, bisa belajar tentang apa saja di mana saja. Belajar jadi mengasyikkan dan mudah dipahami. Eksperimen biologi tidak harus dilakukan di dalam laboratorium yang mahal, tapi bisa dilakukan di mana saja. Topik-topik yang sudah dipelajari tidak menguap terlupakan begitu saja, tapi dicari aplikasinya di kehidupan di sekitar kita.

Untuk teman-teman pembaca, selamat berburu lalat juga!

Share

Mail Merge di Microsoft Excel 2007

Fasilitas mail merge sudah kita kenal pada Microsoft Words. Fasilitas ini memungkinkan kita untuk mencetak sekumpulan dokumen yang memiliki format yang sama, dengan data yang berbeda-beda. Contoh penggunaan mail merge yang sering kita temui adalah ketika kita mencetak amplop dengan tujuan yang berbeda-beda. Biasanya, format dokumen mail merge diletakkan di sebuah file Words, dan data-datanya diambil dari file Microsoft Excel.

Namun, terkadang kita memerlukan fasilitas mail merge ini pada Microsoft Excel. Saya dan rekan-rekan di kantor telah lama mendambakan keberadaan fasilitas ini di Microsoft Excel. Di kantor saya, banyak pekerjaan yang dikerjakan menggunakan Excel. Bahkan Excel sudah menjadi aplikasi andalan untuk segala kondisi. Pernahkah Anda menemui sebuah aplikasi penilaian proyek sebesar 300 triliun menggunakan Excel? Hehehe.. di kantor saya, ada yang demikian itu. (Padahal di kantor-kantor swasta untuk menangani proyek di atas 5 M saja sudah menggunakan aplikasi taylor-made senilai puluhan sampai ratusan juta).

Dengan bantuan VLOOKUP, Spin Button dan sebaris script VBA kita sudah dapat membuat mail merge di Microsoft Excel 2007.
Continue reading

Share

Bacaan: Hidden Side of A Sindhen

Pernah dengar profesi Sindhen? Pernah mengrenyitkan kening ketika ada seseorang yang memilih jalan hidup sebagai pesinden? Pernah bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi anak seorang sinden?

Hidden Side of A Sindhen

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu bisa ditemukan di buku ini. Sebuah roman yang menceritakan jalan hidup seorang sinden. Sebuah profesi yang sering dipandang miring oleh masyarakat.

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata. Bahkan yang membuat buku ini sangat istimewa, adalah bahwa ia ditulis oleh anak dari tokoh utama buku ini. Ya, buku ini ditulis oleh anak seorang sindhen. Continue reading

Share