Metoda Belajar Bajak Laut: Cocok untuk Setiap Bidang?

Buku ini sudah banyak diulas di mana-mana. Saya juga pertama mendengarnya dari ulasan di status FB teman-teman keluarga homeschooling. Baru di bulan Juni 2011 ini saya berkesempatan membacanya.

Buku berjudul “Tinggalkan Sekolah sebelum Terlambat, Belajar Cerdas Mandiri dan Meraih Sukses dengan Metode Bajak Laut” diterbitkan oleh Kaifa. Judul aslinya adalah Secrets of A Buccaneer Scholar. Buku ini ditulis oleh pak James Marcus Bach, seorang penguji piranti lunak. Ia dapat menjadi seorang manager di Apple walaupun tidak memiliki ijazah sekolah menengah atas. Ya, pak Bach putus sekolah di SMA. Bagaimana pak Bach dapat mencapai suatu pencapaian tanpa ijazah sekolah formal, itulah yang diceritakan dalam buku ini.

Meskipun drop out dari sekolah, Pak Bach tidak berhenti belajar. Ia mengembangkan sebuah metoda pembelajaran yang cocok untuk diri dan kondisinya. Metoda tersebut dinamainya metoda belajar bajak laut.

Secara singkat metoda belajar bajak laut adalah metoda belajar alternatif dibanding dengan metoda belajar yang “resmi”. Biasanya seorang calon pelaut akan dilatih dulu di darat dengan berbagai kepandaian yang diperlukan di laut, seperti tali-temali, navigasi, prosedur keselamatan, mesin, dst. Sementara, bajak laut lebih suka untuk turun dulu ke laut dan bertahan hidup. Bajak laut belajar dengan mencoba. Ia akan menyadari dan memilih sendiri keterampilan apa yang dibutuhkan untuk bertahan hidup di atas laut.

Silabus Belajar Bajak Laut

Salah satu pertanyaan yang umum ditanyakan pada orang yang belajar mandiri adalah seputar silabus yang digunakan dalam belajar mandirinya. Pak Bach justru sengaja mencari keunikan, bukannya konvergensi keahlian (hal yang didapat dari silabus, meskipun maksud utamanya adalah untuk menjaga standar). Analoginya sebagai berikut. Armada laut kerajaan memiliki rencana dan strategi yang matang, mereka memperluas kekuasaan dengan penuh perhitungan. Sebaliknya, bajak laut mencari celah-celah kekuasaan di laut dan biasanya mampu mempertahankan kekuasaan di suatu wilayah tertentu. Seorang bajak laut pembelajar berpeluang besar untuk menjadi ekspert di bidang wilayah tertentu.

Membaca kisah hidup dan metoda pembelajaran yang dikembangkan oleh penulis buku tersebut, saya mempelajari beberapa pandangan baru dalam belajar. Meskipun demikian, pertanyaan baru muncul di kepala. Apakah metoda belajar ini dapat diterapkan di bidang pekerjaan saya? Apakah metoda belajar ini dapat diterapkan di bidang pekerjaan apa pun? Bagian berikutnya dari tulisan ini akan membahas renungan saya akan pertanyaan tersebut.

Dapatkah Metoda Belajar Bajak Laut diterapkan di Semua Bidang?

James Bach berprofesi sebagai seorang penguji piranti lunak (software tester). Ia memiliki pendekatan yang unik dalam mencari dan memperbaiki bug sebuah software yang akan dirilis. Cara pengguna dalam menggunakan software memang berbeda-beda. Ada jutaan kemungkinan cara penggunaan sebuah software. Pak Bach ditugasi untuk dapat mencari adanya sepersekian kesalahan dari jutaan kemungkinan kombinasi penggunaan software. Hal tsb yang sedikit banyak membuat metoda belajar bajak laut dapat ia kembangkan. Profesi ini memerlukan orang yang memiliki cara berpikir berbeda, sehingga ia bisa menemukan bug lebih cepat dari penguji lainnya (dengan demikian pekerjaan menjadi lebih efisien).

Dalam bidang saya, yaitu akuntansi, reputasi didapat dari integritas dalam menghadapi klien. Ada sebuah code of conduct (kode etik) yang menjadi panduan bagi akuntan dalam menyediakan layanan yang ia berikan (kerap disebut jasa atestasi). Untuk dapat melakukan audit terhadap suatu perusahaan, akuntan dituntut memiliki keahlian yang memadai untuk melakukan hal itu. Ada dua hal yang dapat membuktikannya, pertama adalah sertifikat pelatihan (sama dengan istilah ijazah) di bidang tertentu, yang kedua adalah portofolio pengalaman sebelumnya. Dengan demikian, ijazah (masih) menjadi syarat penting dalam profesi akuntan. Artinya, jarang sekali ada akuntan tanpa ijazah tertentu yang dapat mengepalai/membawahi anak buah yang berijazah, seperti pada kasus pak Bach yang memimpin tim beranggotakan orang-orang berijazah. Meskipun demikian, akuntan dapat pula membuktikan keahliannya dengan portofolio pengalaman kerja. Yeps, kondisi yang sama ditemui pula pada profesi lain.

Selain itu, akuntan juga dipandu dengan cara bekerja yang prosedural. Dalam hal ini sepertinya cara berpikir berbeda (out of the box) ala metoda belajar bajak laut tidak dapat diaplikasikan mentah-mentah. Pada profesi pak Bach, cara berpikir berbeda dapat diterapkan seluas-luasnya, mulai dari menyusun dan menyusun ulang (arrange and re-arrange) prosedur kerja, sampai penggunaan teknik-teknik alternatif.  Akuntan hanya dapat menggunakan cara berpikir berbeda secara terbatas. Akuntan dapat menggunakan teknik-teknik alternatif untuk suatu tujuan kerja yang spesifik. Sementara untuk susunan prosedur kerja, umumnya dan biasanya masih terpaku pada suatu pakem umum. Modifikasi prosedur masih dimungkinkan, namun rebuilding prosedur, praktis tidak dimungkinkan.

Ada satu jenis akuntan yang memerlukan reputasi portofolio dan cara berpikir berbeda. Siapakah ia? Ia adalah akuntan pendidik (akademisi). Reputasi akuntan pendidik terbangun dari portofolio bidang kajian yang ia minati. Seorang peneliti akan dikenal dari banyaknya publikasi ilmiah yang ia terbitkan. Biasanya bidang kajian publikasi-publikasi tersebut membentuk suatu portofolio yang kuat. Misalnya seperti Josep Hair, seorang dosen management yang lebih dikenal dengan buku Multivariate Data Analysis-nya. Atau Phillip Kloha yang memiliki banyak riset di bidang akuntansi sektor publik (pemerintahan negara bagian). Ada juga auditor yang dikenal karena menguasai audit pada industri tertentu, misalnya sektor pertambangan atau telekomunikasi.

Simpulan

Metoda belajar bajak laut menekankan pada pemikir bebas yang tidak terikat oleh suatu otoritas tertentu, baik otoritas ilmiah, struktural ataupun sosial. Metoda ini paling cocok digunakan pada bidang kajian yang membutuhkan orang yang mampu berpikir secara berbeda. Sebaliknya, pada bidang-bidang yang memiliki tradisi yang kuat, metoda bajak laut terdengar terlalu radikal. Namun, semangatnya tetap dapat diaplikasikan secara fleksibel pada kondisi apa pun.

Metoda belajar bajak laut cocok digunakan pada anak yang tersingkirkan dari sistem pendidikan sekolah (seperti anak saya, misalnya). Untuk pikiran yang lebih dewasa, metoda ini baik untuk dipelajari sebagai sharing, pembanding, ataupun bahan introspeksi diri. Ada profesi atau bidang tertentu yang dapat menggunakan metoda ini untuk mencapai kesuksesan. Ada pula bidang yang masih mengandalkan bukti dengan tingkat otoritas tertentu (baca: ijazah) untuk menjaga integritas dan kualitas jasa yang diberikan.

Categories: Persepsi