Kesalahan Memahami Signifikansi Statistik

Saya terpikat oleh sebuah paper dari Raymond Hubbard dan J. Scott Armstrong (2005) yang berjudul “Why We Don’t Really Know What ‘Statistical Significance’ Means: A Major Educational Failure”. Meskipun paper tersebut sudah cukup tua, namun topik yang dibawakan masih cukup nendang bagi saya. Paper tersebut menunjukkan bahwa kerap terdapat kesalahan pemahaman makna signifikansi statistik dalam jurnal-jurnal dan buku-buku teks riset bisnis. Banyak penulis yang telah salah mengartikan makna signifikansi statistik dengan menggunakan kriteria p < α sebagai uji signifikansi statistik.

Buku-buku teks yang ditemukan bermasalah di antaranya adalah:

  1. Marketing Research within a changing information environment (Hair, Bush dan Ortinau, 2003);
  2. Marketing Research (Cooper dan Schindler, 2006);
  3. Marketing Research (Aaker, Kumar dan Day, 2001);
  4. Marketing Research: An applied orientation (Malhotra, 2004);
  5. Marketing Research: The impact of the internet (McDaniel dan Gates, 2002);
  6. Marketing Research (Parasuraman, Grewal dan Khrisnan, 2004).

Note: (nama pengarang yang dicetak tebal adalah referensi yang pernah saya gunakan). 

Riset

Bagaimana seharusnya uji signifikansi yang benar? Bagaimana kesalahpahaman kriteria p < α mulai muncul di ranah akademis? Dalam tulisan ini, saya akan menceritakan kembali isi paper tersebut kepada Anda.

Uji Signifikansi ala Fisher (p-value) dan ala Neyman-Pearson (α-level)

Uji signifikansi adalah salah satu tahap terpenting dalam sebuah riset, wa bil khusus riset yang bermetodologi kuantitatif. Uji ini yang akan menentukan simpulan hasil riset. Uji signifikansi menentukan apakah hipotesis yang dibuat di awal riset akan diterima atau ditolak. Karena peran pentingnya itulah, para ahli mencari cara terbaik yang dapat membedakan hasil pengamatan secara meyakinkan. Tingkat keyakinan yang memadai untuk dapat menerima suatu hipotesis tersebut yang kerap disebut dengan istilah signifikansi statistik (statistical significance).

Terdapat dua mazhab besar dalam penentuan signifikansi statistik dalam riset ilmu sosial. Mazhab Fisher menggunakan nilai p untuk menunjukkan uji signifikansi dan inferensi induktif. Sementara mazhab Neyman-Pearson menggunakan nilai alpha untuk menunjukkan perilaku yang terpilih di antara hipotesis null (H0) dan hipotesis alternatif (HA).

Mazhab yang dianut oleh Fisher berdasarkan cara berpikir induktif. Fisher menggunakan nilai p untuk menentukan signifikansi. Nilai p ini menunjukkan probabilitas hasil pengamatan (x) tidak memiliki efek atau hubungan dengan hipotesis null (H0), dinotasikan dengan P (x | H0). Nilai p menunjukkan besarnya probabilitas kebenaran hipotesis null (H0) saja tanpa ada hipotesis alternatif (HA). Jika H0 terbukti signifikan, maka bisa disimpulkan (inferensial) bahwa H0 diterima.

Mazhab Neyman-Pearson menggunakan uji hipotesis untuk mencari titik signifikansi antara dua hipotesis. Menurut mazhab ini, titik signifikansi tersebut tercapai saat model penelitian bebas dari kesalahan, atau setidaknya error/kesalahan dalam pengamatan bisa diminimalisasi. Signifikansi tersebut ditentukan oleh besarnya dua macam error, yaitu salah menolak H0, atau kerap disebut Type I Error (α), dan salah menerima HA, atau disebut Type Error II (β).

Dengan demikian, penggunaan p-value dan Type I error tidak dapat dicampuradukkan. Walaupun keduanya sama-sama mengamati ekor distribusi (tail distribution), tetapi P-value menunjukkan di area distribusi mana hasil penelitian terletak dan hanya bisa diketahui setelah uji statistik, sementara Type I Error menunjukkan apakah hasil penelitian akan jatuh di area distribusi yang diterima atau ditolak; dan nilainya ditentukan oleh peneliti sebelum uji statistik. Kombinasi keduanya untuk menguji signifikansi statistik tentu adalah sebuah metode penilaian yang bias.

Pendapat ini juga diamini oleh Wikipedia. Dalam lema mengenai P-value, wikipedia mengingatkan bahwa:

“…, P-value bukanlah probabilitas hipotesis null akan diterima, P-value juga tidak sama dengan tingkat kesalahan Tipe I, α.”   (http://en.wikipedia.org/wiki/P-value)

Demikian pula di lema mengenai signifikansi statistik, wikipedia menyebutkan hal yang serupa:

“Perlu ditekankan bahwa nilai-p Fisherian secara filosofis berbeda dari Tipe I kesalahan Neyman-Pearson . Kebingungan ini sayangnya masih disebarkan oleh banyak buku-buku statistik.”(http://en.wikipedia.org/wiki/Statistical_significance)

 

Sejak Kapan Kriteria p < α Mulai Muncul?

Ronald Fisher sendiri telah mengeluhkan bahwa uji signifikansi telah “terasimilasi” ke dalam kerangka pengujian hipotesis Neyman-Pearson. Melalui tulisannya berjudul “Statistical methods and scientific induction” yang diterbitkan tahun 1955 di Journal of the Royal Statistical Society, B, Volume 17: hal. 69–78, Fisher menolak asimilasi penggunaan p-value dan Type I Error tersebut.

Dalam berbagai sumber statistik untuk pentlitian bisnis dan ilmu-ilmu sosial, diajarkan bahwa penelitian dilakukan kurang lebih sebagai berikut:

  1. Peneliti menentukan hipotesis null (H0) dan hipotesis alternatif (HA).
  2. Peneliti menentukan tingkat signifikansi dengan menentukan nilai α (kesalahan Tipe I).
  3. Peneliti menghitung kekuatan tes (misalnya dengan nilai z). Sampai di sini, langkah-langkah riset telah sesuai dengan aliran Neyman-Pearson.
  4. Setelah itu, uji statistik dihitung, dan nilai p ditentukan.
  5. Signifikansi statistik riset ini kemudian ditentukan dengan menggunakan kriteria p <α. Jika p <α, hasilnya dianggap signifikan secara statistik, sedangkan jika p> α, maka hasil riset tidak signifikan.

Hasil akhir dari metode asimilasi Fisher dan Neyman-Pearson adalah bahwa, meskipun entitas yang sama sekali berbeda dengan interpretasi yang sama sekali berbeda pula, nilai p adalah dalam pikiran peneliti sekarang dipandang memiliki keterkaitaitan dengan tingkat kesalahan Tipe I, α. Dan karena keduanya sama-sama konsep probabilitas ekor wilayah distribusi, nilai p keliru ditafsirkan sebagai pengamatan berbasis frekuensi sebagaimana tingkat kesalahan tipe I, dan juga disalahgunakan sebagai bukti pengukuran terhadap H0 (yaitu, p <α) .

Penutup

Waktu membuka buku Metode Riset Bisnis edisi International (2008) yang disusun oleh Cooper dan Schindler, saya masih menemukan kriteria p<α digunakan di Bab Hypothesis Testing. Untungnya, tesis saya tidak menggunakan kriteria p <α ini.

Apakah mungkin skripsi-skripsi, tesis-tesis dan jurnal-jurnal masih salah kaprah pula memahami hal ini? Bagaimana dengan penelitian Anda? Ditunggu masukan dan pengalaman Anda di kotak komentar.

Gambar dari laman web Sekolah Pascasarjana UGM

Share

10 Website .go.id Tersibuk

Sepak terjang instansi pemerintah di kancah per-internet-an mungkin masih jauh tertinggal dibanding sektor swasta. Meskipun demikian, keberadaan website tersebut amat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari besarnya trafik kunjungan ke website-website pemerintahan.

Umumnya, kepopuleran website instansi pemerintah disebabkan oleh konten informasi yang ditampilkan serta penyediaan layanan online (e-procurement, aplikasi lowongan, e-SPT, kamus online, dll).

Top 10 .go.id yang Paling Banyak Dikunjungi

Berikut ini adalah hasil riset saya mengenai 10 website instansi pemerintah tersibuk. Metodologi riset adalah dengan membandingkan trafik antar website. Data trafik didapat dari alexa.com. Data berdasarkan posisi pada saat riset dilaksanakan (tanggal 9 November 2011).

Domain yang ditandingkan adalah domain utama. Sub-domain dianggap sebagai bagian dari domain utama. Penilaian untuk website depkeu.go.id sudah termasuk sub-domain: anggaran,depkeu.go.id, fiskal.depkeu.go.id, djpk.depkeu.go.id, dst. Untuk pajak.go.id diperlakukan terpisah dari depkeu.go.id karena memiliki domain utama yang berbeda.

Dan, ke-10 website go.id tersibuk adalah..

1. Website Kementerian Pendidikan Nasional (http://kemdiknas.go.id)

Website Kemendiknas

Website ini adalah website pemerintahan tersibuk, yang berada di ranking 260 untuk website Indonesia, dan 26 ribu untuk ranking seluruh dunia. Menurut catatan Internet Archive, website ini lahir pada 4 Mei 2010 atau baru berusia 1 tahun. Sebelumnya, website ini memiliki nama domain depdiknas.go.id.

Alexa Statistics Summary utk kemendiknas

Dari mana trafik tersebut berasal? Website menyediakan berbagai layanan di websitenya, seperti misalnya menyediakan link untuk mengunduh BSE (Buku Sekolah Elektronik), informasi beasiswa, informasi akreditasi perguruan tinggi, dll. Trafik terbesar datang dari pengunjung aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia online. Selain itu, karena banyak direferensikan oleh web lain (sekitar 2747 link), website kemendiknas diganjar skor Google Page Rank 6. Nilai tersebut menunjukkan bahwa website kemendiknas memiliki kredibiltas yang cukup tinggi. Hal ini dimungkinkan karena web kemendiknas banyak mendapat backlink dari website-website perguruan tinggi (.ac.id).

 

2. Website Dirjen Dikti (dikti.go.id)

Ditjen Dikti

Website ini sebenarnya adalah bagian dari kemendiknas juga, namun karena memiliki domain terpisah maka diperlakukan terpisah pula. Website dikti menempati ranking 381 untuk Indonesia, dan 31 ribu untuk dunia. Menurut catatan Internet Archive, website ini lahir pada tanggal 18 Mei 2004 sehingga saat ini telah berumur 7 tahun. Kredibilitas website ini cukup tinggi yakni memiliki Google Page Rank dengan nilai 6.

Statistics Summary for dikti.go.id

Website Dikti menyediaan akses jurnal akademis, informasi beasiswa dikti, panduan perguruan tinggi, download gratis majalah Kampus, direktori perguruan tinggi, dll. Ada pula berita prestasi-prestasi mahasiswa dan dosen Indonesia di kancah internasional seperti kontes robot.

 

3. Website Bank Indonesia (bi.go.id)

Bank Indonesia

Dugaan saya, website Bank Indonesia ini salah setting DNS, karena tidak bisa dibuka dengan alamat bi.go.id saja, namun harus menyertakan www di depannya. Meskipun demikian web ini menempati urutan ketiga dari daftar 10 website .go.id tersibuk. Website ini menempati ranking 503 untuk Indonesia dan 53 ribu untuk dunia. Website ini sudah berumur 13 tahun, mulai mengudara sejak 26 Januari 1998.

Stat Summary for bi.go.id

Di web ini, Anda bisa mendapatkan informasi kurs, inflasi dan berbagai publikasi mengenai ekonomi dan moneter Indonesia. Website BI juga menyediakan laporan-laporan keuangan bank-bank di Indonesia.

 

4. Website Kementerian Pertanian (deptan.go.id)

Deptan

Website Kementerian Pertanian berada di ranking 748 Indonesia dan 52 ribu dunia. Website ini sudah berumur cukup tua, menyaingi website BI, yaitu berumur 13 tahun (mulai online 5 Desember 1998). Tanpa awalan kem atau dep, membuat nama domain deptan lebih ‘abadi’, tidak seperti website kemendiknas yang sempat berganti nama.

Stat Summary

 

 

5. Website Kementerian Keuangan (depkeu.go.id)

Kemenkeu

Menempel sedikit di bawah Kementan adalah website Kementerian Keuangan dengan berada di 752 ranking Indonesia dan 46 ribu untuk dunia. Website ini lahir pada 25 Januari 1999, atau telah berusia 12 tahun. Website ini termasuk yang enggan berubah menjadi berawalan kem. Sama seperti website BI, website depkeu tidak dapat diakses tanpa menyertakan www.

Stat Summary

Website Kemenkeu menyediakan link peraturan-peraturan Menteri Keuangan terbaru, mengakses majalah dan perpustakaan digital, serta publikasi-publikasi ilmiah hasil riset para peneliti Kemenkeu. Website Kemenkeu dilengkapi pula dengan aplikasi pengaduan (whistleblower system).

 

6. Website Kementerian Pekerjaan Umum (pu.go.id)

Pekerjaan Umum

Website Kementerian Pekerjaan Umum menempati ranking 1028 di antara website-website Indonesia dan 94 ribu dunia. Website ini berumur paling tua dari daftar website tersibuk ini, yakni mulai mengudara pada 10 Januari 1997.

Stat Summary

 

 

7. Website Propinsi DKI Jakarta (jakarta.go.id)

Pemprov Jakarta

Website DKI Jakarta adalah satu-satunya website pemda yang masuk ke daftar 10 besar ini. Website ini menempati urutan 1061 Indonesia dan 92 ribu dunia. Website ini mulai berfungsi pada tanggal 28 Januari 1999 (12 tahun).

Stat Summary

 

8. Website Badan Kepegawaian Nasional (bkn.go.id)

BKN

Website BKN menempati ranking 1575 Indonesia dan 147 ribu dunia. Website ini lahir pada 24 Januari 2001 (10 tahun).

Stats Summary

 

 

 

 

9. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (budpar.go.id)

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata

Website Budpar menempati posisi agak jauh di banding 8 website lainnya, yaitu 2794 Indonesia dan 238 dunia. Lahir pada 30 Juni 2002.

Stat Summary

 

10. Website Resmi Pemerintah Indonesia (indonesia.go.id)

Website resmi pemerintah Indonesia berada di posisi 10 dengan ranking 3,728 Indonesia dan 265 ribu dunia. Website ini menyediakan tautan untuk mengunduh peraturan perundangan-undangan. Lahir pada 20 Juli 2001. Kredibilitas website ini cukup tinggi yakni memiliki Google Page Rank dengan nilai 8.

Stat Summary

 

Penutup

Seiring dengan bertambahnya informasi, layanan dan aplikasi online yang disediakan oleh website-website pemerintahan, maka utilisasi website mereka pun makin tinggi. Peran internet dalam kehidupan bernegara kita akan semakin lekat. Mudah-mudahan infrastruktur jaringan internet di Indonesia bisa semakin baik sehingga mampu menopang pertumbuhan teknologi informasi, termasuk di dalamnya teknologi informasi kepemerintahan.

Ke-10 website instansi pemerintahan di atas, telah berhasil menyita perhatian masyarakat karena mampu memberikan solusi alternatif dalam menyajikan pelayanan oleh instansi tersebut. Hal itu patut diapresiasi. Ke-10 website tersebut dapat menjadi contoh bagi website-website pemerintahan lain yang banyak masih belum memberikan nilai tambah pelayanan bagi masyarakat.

Jika terdapat kesalahan dalam mengutip data atau interpretasi data, jangan segan-segan untuk menyampaikannya melalui komentar di bawah ini.

Share

سنة : Dibaca Sanah, Sinah atau Sunnah?

Lika Liku Pembentukan Kata (Sharaf)

Belajar bahasa Arab memang menyenangkan. Selalu ada saja hal-hal unik yang bisa dipelajari. Ada kaidah-kaidah yang terus konsisten dipergunakan, dan ada pula pengecualian-pengecualian yang datang dan pergi sesuka hati :D (sesuka hati dan lidah orang Arab, maksudnya).

Materi tulisan ini saya dapatkan dari sesi pelajaran bahasa Arab yang diasuh Bapak M. Zaini (Bintal Islam, Setjen Kemenkeu). Mudah-mudahan kami dan beliau diberi kemudahan untuk selalu menuntut ilmu, dan diberkahi pula ilmu itu.

Belajar Arab Gundul

Dalam Alquran dan Hadits, terdapat 3 kata yang tulisannya sama namun berbeda cara membaca dan berbeda pula artinya. Untungnya, saat ini mushaf Alquran dan beberapa kitab hadits sudah tidak gundul lagi. Tulisan Arab gundul memang lazim digunakan agar penulis buku tidak direpotkan dengan menuliskan harakat. Bahkan pada fase awal penulisan Quran dan Hadits, tanda titik pada beberapa huruf pun tidak ada. Pada saat itu, hanya orang Arab yang tahu apakah س dalam suatu kata adalah sin  atau syin. Demikian pula dengan huruf ba, ta, tsa dan nun. Semua ditulis tanpa titik.

Dalam kondisi demikian, ada beberapa kata yang penulisannya sama, namun cara membaca berbeda. Demikian pula artinya akan menjadi berbeda sesuai cara membacanya. Cara membaca yang saya maksud adalah berkaitan dengan kaidah sharaf atau perubahan bentuk kata bahasa Arab.

Kata yang dibahas pada kesempatan kali ini adalah:

سنة

Apakah kata tersebut akan dibaca Sanah, Sinah atau Sunnah? Dalam bahasa Arab, ketiga kata tersebut adalah valid. Ketiganya memiliki arti yang berbeda pula. Repot juga kalau kita salah membacanya dan lebih repot lagi kalau salah mengartikan.

Jika Anda meng-copas kata tersebut ke google translate, hanya satu terjemahan saja yang bisa ditebak. Sedangkan dua arti lainnya tersembunyi. Repotnya jika kita masukkan satu kalimat penuh yang mengandung kata سنة ke Google Translate, ternyata ia tetap diartikan dalam satu arti saja.  Artinya, Google Translate masih kalah fasih dibanding pelajar bahasa Arab :P

Baiklah, mari kita ikuti penjelasan dari ketiga cara membaca (sharaf) dan arti dari سنة sebagai berikut.

1. سَنَةٌ

Kata yang pertama adalah سَنَةٌ (sanah), dengan sin dibaca fathah, memiliki arti tahun atau paceklik. Contoh penggunaan kata ini dapat ditemui di Quran surat Al-Hajj ayat 47 dan Al-Ankabut ayat 14. Mari kita baca ayat tersebut:

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَإِنَّ يَوْماً عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Artinya: “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan melanggar janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Al-Hajj, ayat 47).

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحاً إِلَى قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَاماً فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ *

Arti: “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya,maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Mereka ditimpa banjir besar dan mereka adalah orang-orang yang zalim.” (Al-Ankabut, ayat 14).

Kata سَنَةٍ ini berasal dari fi’il  سَنَوَ, dengan mashdar سنوات.

Kata sanah yang berarti paceklik dapat ditemui pada hadits mengenai larangan makan dua-dua (disambung). Hadits tersebut artinya, dari Jabalah bin Sahim, bahwa dia berkata, “Kami pernah mengalami masa paceklik makanan bersama Ibnu Az-Zubair, lalu kami mendapatkan kurma, ketika kami sedang makan, Abdullah bin Umar melewati kami, lalu dia berkata ‘Janganlah kalian menyatukan (mengambil dua biji kurma sekali ambil dan memakannya sekaligus) karena Nabi SAW melarang hal seperti itu, kecuali jika seseorang itu meminta ijin kepada saudaranya’”

Kata sanah juga memiliki hubungan dengan kata sinnun (سِنٌّ) yang berarti gigi. Hal ini karena orang Arab biasa memeriksa umur melalui gigi (misalnya ketika memeriksa usia kambing).

2. سِنَةٌ

Kata yang kedua adalah سِنَةٌ (sinah), dengan sin dibaca kasrah. Artinya adalah mengantuk. Contoh yang populer dapat ditemui di ayat kursi.

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ

Arti: “(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagu terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.” (Al-Baqarah, ayat 255).

Kata ini berasal dari fi’il وَسَنَ , dengan bentuk mashdar سِنَةّ. Sharafnya mengikuti wazan فَعَلَ – يَفْعِلُ hanya saja karena ia termasuk fiil mu’tal mitsaal (diawali dengan huruf ilat و ) maka bentuk mashdarnya dengan membuang huruf ilat dan menambah ta’ marbuthoh di belakang fiil. Contoh kata lain yang mengikuti wazan ini adalah وَصَلَ – يَصِلً – صِلَةً (sampai, menyambung).

3. سُنَّةُ

Kata yang ketiga adalah سُنَّةُ (sunnah), dengan sin dibaca dhommah dan nun di-tasydid. Artinya adalah kebiasaan. Dapat ditemui di banyak ayat dan hadits. Contohnya pada Al Hijr ayat 17 berikut ini.

لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ

Arti: “Mereka tidak beriman kepadanya (Alquran) dan sesungguhnya telah berlalu sunatullah terhadap orang-orang terdahulu.” (Al Hijr ayat 14).

Contoh lain adalah hadits berikut ini.

مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أُجُوِْرِهمْ شَيْءٌ. وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ.

Artinya: “Barangsiapa mencontohkan suatu perbuatan baik di dalam islam, maka ia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang-orang yang mengamalkannya setelahnya dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa mencontohkan suatu perbuatan buruk di dalam islam, maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka.”

Kata ini berasal dari fi’il سَنَّ , dengan bentuk mashdar سُنَّةً .

Penutup

Hmm.. mabok juga nih mengikuti penjelasan pak ustadz Zaini tentang sharaf. Belum lagi kosa kata Arab yang saya pahami masih sangat sedikit. Tulisan ini memang saya buat dalam rangka memahami apa yang disampaikan pak Zaini pada saya. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi.

Mohon maaf hanya bisa sharing sedikit mengenai bahasa Arab, karena memang yang saya miliki baru sedikit. Kalo kata pak Ustadz Abdul Hakim: اقل من قليل (lebih sedikit dari yang sedikit). Harapannya supaya Anda yang ilmunya lebih banyak bisa tersulut semangatnya untuk berbagi. Dan bagi Anda yang baru mulai belajar bisa bertambah wawasannya.

Ilustrasi nyomot dari Tribunnews Makassar.

Share

Menikmati Siaran Live Ibadah Haji 2011

Update: Siaran haji live 2011 sudah dihentikan. Mudah-mudahan siaran live Ramadhan dan Haji tahun depan bisa kita nikmati. Namun, Anda tetap masih bisa menikmati siaran Live Streaming dari Makkah.

Content Youtube yang satu ini patut diacungi jempol. Di antara tumpukan link-link video yang amat beragam, terdapat satu channel yang menyiarkan siaran live pelaksanaan ibadah haji tahun 2011 ini. Kita dapat mengikuti pelaksanaan ibadah haji secara live melalui sebuah channel Youtube. Pada saat saya membuat postingan ini, channel tersebut sedang menayangkan khutbah Jumat.

Channel tersebut adalah milik Kementerian Budaya dan Informasi Kerajaan Saudi. Ternyata (maklum, saya baru tahu), sudah sejak awal tahun 2011, Youtube bekerja sama dengan Kementerian tersebut untuk menayangkan ritual-ritual ibadah melalui video streaming Youtube. Sebelum penayangan haji ini, ibadah Ramadhan 1432 H lalu juga sudah ditayangkan.

Kita tidak perlu lagi berlangganan siaran TV berbayar atau menanti siaran TV lokal menayangkan even haji ini. Bagus ditonton bagi Anda yang ingin menambah wawasan, atau sedang menyiapkan perjalanan haji/umroh pada kesempatan berikutnya, atau untuk meningkatkan keimanan dengan penampakan visual.

Google, sebagai pemilik Youtube, menampilkan rilis berita seputar channel ini melalui dua blog resmi: Googleblog dan Blog Youtube Global.

Silahkan menikmati. Jangan lupa, puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah dilaksanakan esok hari di Indonesia, Sabtu 5 November 2011.

Share

The Controversy of Rifdha

The controversy of Rifdha’s future arose especially among people in modern society. A documentary movie called Koran by Heart is revealing Rifdha live as a 10 years old girl who join a Quran memorizing competition. Despite of her achievement in school, especially in math and science, her father wanted her to be a housewife.

A Little Surprise at Premiere Night

In the premiere night of Koran by Heart launching, there was a surprise to the audience. Hoda Osman reported that Rifdha and her whole family were also there watching the movie. They flew from Maldives to New York to join the crowd at the Tribeca Film Festival 2011. It was their first time also to watch the full length final production of the movie.

Koran by Heart at the Tribeca Film Festival 2011, New York

Rifdha is one of the figure in the movie. She was one of the enchanting figure in the movie. Her story agitated most of the audience. Despite of her achievement in school, Rifdha’s father wanted her to be a housewife. Rifdha herself told her mom that she wanted to be an explorer.

At the end of the play, Rifdha and her parents were welcomed by Greg Barker, the director of the movie, to stand on the stage. The audience were giving them a standing ovation.

It was not quite unexpected that they would be asked about the choice Rifdha’s father made to her. Greg mediated the discussion with an adequate argument: You can’t expect people to live your life.

Why Prejudice Housewife?

Being a housewife is simply perceived as masculine culture by major modern society. It is also considered a gender biased choice.

As a moslem, who believed live after death, I would refer to a key of heaven path for a woman: “Your house is your battlefield” said the Prophet. Therefore, a women does able to change the world to a better place from where she stood everyday: to be a housewife. There are lot of references you can find talking about the importance of housewife role in family-, society-, nation- and world wide-perspective.

Why does most modern society prejudice housewife? Is being a housewife a bad profession in the western society?

Poster film Koran by Heart

The Proposed Idea

Well, I have a nice idea to solve what kind of future Rifdha will have. I think she can have those two expectations together. Both pros and cons sides will be settled in a peaceful and satisfying way. I recommend to open a thinking about Rifdha as a wife of a scientist. Therefore, she can be a good housewife to his husband while exploring ocean at the same time.

If you think it is a ridiculous idea, then I won’t be resentful. The idea truly come from my deepest heart for the best of what Rifdha can have in her life. It is driven by a hadeeth, “You won’t become a perfect believing until you love what other moslems have, as you love it to yourself.”

Hopes and Considerations

Rifdha is one of the modern moslem miracles. I want her to be a best moslem she can be. I love her as she love Quran and its teaching. It is a practice of a principle called wala’ (loyalty). A moslem should love other moslems in the level they being obedience of islamic values.

I hope Rifdha will have her best future as a Quran memorizer (hafizhah).

PS: Indonesian version shall written soon insha Allah :D

Share

Investasi Akhirat di Lereng Merapi

Menanamkan Investasi Akhirat di Muslim Center Merapi

Ayo, siapa yang mau membangun rumah di surga? Mari turut berkontribusi dalam pembangunan Muslim Center Merapi. Hanya dengan menyisihkan 50.000 rupiah, kita sudah turut membebaskan 1 m2 tanah untuk pembangunan Muslim Center Merapi.

Dibalik musibah erupsi Merapi, ada hikmah besar yakni lebih diterimanya dakwah Islam di kalangan korban erupsi. Masyarakat muslim lereng Merapi saat ini sudah semakin menyadari pentingnya pemahaman agama yang baik. Dengan demikian, potensi pembangunan pusat dakwah Islam akan memberikan dampak yang luas dan berjangka panjang insya Allah.

Dalam ilmu bisnis yang saya pelajari, investasi yang paling baik adalah investasi yang memiliki hasil yang besar dan mampu bertahan lama. Nah, Allah telah menjanjikan perdagangan yang lebih baik dari yang bisa kita dapatkan di dunia. Saya merasa ‘berinvestasi’ pada program Muslim Center Merapi ini juga dapat memberikan hasil terus-menerus yang awet. Setiap kali ada amal sholih yang dilakukan karena berdirinya MCM, maka para kontributor pembangunan juga akan mendapatkan bagian pahala yang melimpah.

Bagi Anda yang sudah memiliki kesempatan dan kemauan, investasi akhirat ini dapat disalurkan melalui beberapa alternatif rekening berikut:

  1. Rekening BNI Syariah Yogyakarta. No. Rek. 0092167858 a.n. Syarif Mustaqim
  2. Rekening Bank Syari’ah Mandiri (Cab.Yogyakarta). No. Rek. 0307089062 a.n. Syarif Mustaqim
  3. Rekening Bank Mandiri (K.C Yogyakarta UGM). No. Rek. 1370007620327 a.n. Syarif Mustaqim
  4. Rekening Bank Muamalat (Cab.Yogyakarta). No. Rek. 0129933348 a.n. Syarif Mustaqim
  5. Rekening BCA (K.C.P Kaliurang Yogyakarta). No. Rek. 8610169750 a.n. Syarif Mustaqim

Setelah mentransfer, sebaiknya Anda mengirimkan sms konfirmasi ke nomor 0852 2806 6686 (Syarif Mustaqim), dengan format sebagai berikut:

Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Islamic Center Merapi.

Bisa juga mengontak panitia melalui e-mail: ypiapeduli@yahoo.com atau ypia.jogja@gmail.com.

Bagaimana kita dapat mengikuti perkembangan program ini? Jangan khawair, perkembangan pembangunan Muslim Center Merapi dapat dipantau melalui website: http://www.dakwahmerapi.com/ Atau Anda juga dapat mengunjunginya langsung jika sedang berkunjung ke Jogja.

Sisi Utara dan Sisi Selatan Lerang Merapi

Muslim Center Merapi akan dibangun di daerah Kepuharjo dan Wukirsari yang nota bene berada di sisi selatan Gunung Merapi yang masuk ke wilayah DI Yogyakarta. Anda juga dapat berkontribusi pada program dakwah serupa di sisi utara gunung yang masuk dalam wilayah Jawa Tengah, yaitu program P3BM.

Ayo berlomba-lomba dalam kebaikan! Semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Amin.

Share

Kolaka

Pengalaman berkunjung ke Kolaka ini saya dapat tahun 2008 lalu. Berikut ini jurnal yang saya tulis.

Ketika musim perjalanan dinas tahun 2008 dimulai, seperti biasa, saya kebagian lokasi-lokasi terpencil. Maklum, pegawai nrimo :p

Peta Lokasi Kolaka Sultra

Perjalanan pertama di tahun 2008, saya ditugaskan ke Kolaka. Hayoo.. ada yang tau gak Kolaka itu di daerah mana? Waktu tahu saya dapet dinas ke Kolaka, saya langsung cari tahu bagaimana mencapai daerah itu. Kolaka, terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, bisa dicapai dengan jalan darat dari Kendari. Yang jadi masalah, penerbangan ke Kendari dari Jakarta harus transit via Makassar. Ada dua alternatif penerbangan. Maskapai A jam 6 dan maskapai B jam 13. Rombingan dinas kami memilih berangkat siang hari. Pertimbangannya, kalaupun menggunakan penerbangan pagi, diperkirakan sampai di Kendari jam 2 siang. Jakarta-Makassar ditempuh 2 jam lebih. Lalu waktu transit di Makassar itu kabarnya susah ditebak. Bisa molor sampai 2 jam lebih. Makassar-Kendari membutuhkan waktu satu jam.

Waktu mendarat di Kendari, saya langsung disambut dengan indahnya langit malam. Tau maksudnya? Kendari sedang mati lampu! Bahkan lampu di bandara hanya menyala di ruang2 utama. Sesampai di luar bandara, mulai dari parkir bandara sampai ke kota, gelap gulita.

Malam itu, saya menginap  di Hotel Aden. Keesokan paginya saya dan Mas Ferie berangkat ke Kolaka menggunakan mobil charteran. Jalanan mulus. Waktu tempuh sekitar 3 jam. Jalur yang dilewati melewati 4 perbukitan. Jalanan yang mulus itu mulai terasa menyiksa di perut kami. Belokan-belokan tajam membuat kami menjadi laboratorium fisika berjalan. Dihajar gaya sentrifugal dan sentripetal ke sana ke mari. Sayang perut kami bukan perut pilot yang mampu menahan gaya sampai 10G.

Sesampainya di Kolaka, seusai menunaikan tugas, kami diajak sightseeing seputar Kolaka. Dimulai dari makan siang di pinggir pantai. Sop Konro daging sapi dengan kuah berlemak menjadi santapan siang ditemani semilir angin pantai. Di kejauhan samar-samar terlihat sebuah pulau yang sedang menjadi sengketa. Yah biasalah, ada gula ada semut. Sejak ditemukannya potensi nikel di pulau tersebut, terjadi tarik menarik kewenangan ijin pertambangan di sana. Pemkab, pemprov dan pusat tumplek blek jadi satu.

Selesai dari makan siang, kami diajak ke anjungan rumah adat Sulawesi Tenggara. Lokasi anjungan ini persis terletak di dekat pelabuhan ferry setempat. Ada 10 rumah adat yang berdiri di sini, masing-masing mewakili kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara mulai dari Kab. Muna, Kab. Konawe dan tak lupa rumah khas Kolaka sendiri. Anjungan ini pernah digunakan untuk MTQ Provinsi Sultra beberapa tahun lalu. Salah satu fitur unggulan anjungan ini adalah letaknya yang menghadap barat. Konon, anjungan ini adalah lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan sunset. PR bagi pemkab adalah bagaimana menjual momen detik-detik ketika lingkaran merah di angkasa itu tenggelam ke dalam air…

Daerah tujuan wisata di Kolaka salah satunya yang terkenal adalah sungai Tamborasi. Sungai ini diklaim sebagai sungai terpendek di dunia. Sebuah mata air yang muncul di gunung, ternyata hanya dua puluh meter kemudian sudah nyemplung ke laut. Butuh fatwa dari ahli geologi apakah sungai Tamborasi memenuhi definisi sebagai sebuah sungai.

Di Kolaka, program unggulan Bupati adalah demo gerbang mastra (Desa Model Gerakan Pembangunan Masyarakat Sejahtera). Namanya orang Indonesia, kreatif banget untuk bikin singkatan. Program ini adalah salah satu best practice dalam kategori program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tapi gaungnya masih belum menyamai best practice pemda lain seperti JPKM Purbalingga, UPT Sragen, Perda Dji Sam Soe Kota Gorontalo, maupun Pelayanan Satu Pintu di Kab. Jembrana.

Ya begitulah pengalaman di Kolaka. Menanti perjalanan dinas selanjutnya, kita tunggu saja cerita perjalanan ke Kota Tidore. Hayoo, dimana tuh?

Bandara Kolaka rencananya akan difungsikan tahun 2008. Jadi tahun-tahun ke depan kalau ke sini nggak harus mabok lagi.

Satu hal yang unik di Kendari dan Kolaka ini, angkutan umum antarkota menggunakan mobil-mobil terbaru. Bayangkan, Suzuki APV dan Toyota Avanza dijadikan angkot! Dilengkapi dengan sound system memekakkan bahkan ada pula yang dilengkapi dengan televisi layar kristal.

Masalah angkutan umum, memang di Sultra ini, pada umumnya jor-joran. Kami sempat melihat sebuah Kijang Krista ber-plat kuning dengan monitor LCD yang menampilkan siaran televisi bagi penumpangnya.

Angkot di sini disebut pete-pete. Ingat baik-baik, kalau keluar di pertanyaan kuis, harus bisa jawab. Karena sudah saya beritahu.

Share

Mata Air Pahala di Lereng Merapi

Syahdan, seorang kawan pulang kampung ke lereng Merapi. Maksud kepulangannya kali ini adalah untuk mempersiapkan dokumen-dokumen kependudukan yang ia butuhkan sebagai pelengkap syarat anak-anaknya masuk sekolah. Tak dinyana, saat ia berada di kampung kelahirannya, Gunung Merapi meletus. Semasa dan setelah tanggap bencana, saudara kita ini terpanggil untuk memperbaiki kampung halamannya. Singkat kata, saat ini warga di enam dusun bergantung padanya untuk pembinaan keagamaan. Ia pun memutuskan untuk tinggal di kampungnya, mengkhidmatkan dirinya untuk membina warga muslim. Ia telah menemukan mata air dan ladang pahala di lereng Merapi.

Sebuah mata air pahala ditemukan di lereng Merapi. Mata air itu menyemburkan berkubik-kubik pahala bagi mereka yang meneguknya. Apakah Anda tidak ingin turut merasakannya?

Bencana erupsi Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY membawa petaka sekaligus berkah. Ratusan desa terpaksa mengungsi. Puluhan ribu jiwa kehilangan tempat tinggal, sawah dan ladang, mata pencaharian dan harta benda lainnya. Tidak ada panen durian di Purworejo tahun ini, karena terkena abu Merapi. Salak pondoh baru dapat dipanen lagi tiga tahun ke depan.

Namun di balik kesusahan itu ada hikmah dan berkah yang diberikan Allah. Warga lereng Merapi cenderung menjadi lebih perhatian terhadap agama. Mereka membuka diri bagi bimbingan Islam yang sunnah. Seorang ikhwan saat ini mendapat 6 dusun binaan kerohanian. Keenam dusun tersebut berada di wilayah Ketep, yang terkenal karena memiliki gardu pandang Merapi. Wilayah ini termasuk yang terdampak cukup berat dari erupsi karena jaraknya kurang dari 10 km dari puncak Merapi. Keenam dusun binaan tersebut adalah Dusun Puluhan, Dusun Gintung, Dusun Gondangsari, Dusun Dadapan dan Dusun Ketep di wilayah Desa Ketep. Sedangkan Dusun Klampahan termasuk dalam Desa Wonolelo. Semuanya berada dalam wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Beberapa bantuan sudah masuk ke wilayah ini. Sebuah yayasan Islam sudah menyumbangkan pembangunan saluran air. Buku-buku Islam bantuan dari Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia sudah dibagikan ke masjid-masjid.

Beberapa kegiatan dakwah juga sudah dilaksanakan. Salah satunya Tabligh Akbar tgl 10 Mei 2011 yang menghadirkan ustadz Jauhar (Pengajar Ma’had Imam Bukhari, Karanganyar). Ada pula kajian oleh ustadz Muhtarom Abu Abdul Azis (Bintaro) tanggal 26-27 Juni 2011, yang dilaksanakan sebelum beliau mengikuti dauroh masyaikh di Malang.

Segarnya Mata Air Pahala

Apakah Anda tidak ingin merasakan mata air pahala ini? Mari rasakan segarnya mata air pahala dengan menyalurkan zakat, infaq dan shodaqoh melalui P3BM atau Panitia Pendamping Pasca Bencana Merapi yang memiliki sekretariat di Dusun Puluhan RT 14/06, Desa Ketep, Kec. Sawangan, Kab. Magelang 56481. Untuk kontak P3BM dapat melalui nomor telepon 0293 – 5804386 atau 0857 4020 3369 (Syarif Abu Miqdad).

P3BM adalah panitia yang dibentuk oleh warga muslim di wilayah Ketep. P3BM menyelenggarakan beberapa program pokok sebagai berikut :

  1. Pembinaan Agama Islam
  2. Penyaluran Bantuan Pasca Bencana yang bersifat konsumtif
  3. Pengembangan Ekonomi Masyarakat
  4. Pengiriman relawan pasca bencana.
  5. Pembangunan/rehab sarana Ibadah seperti masjid,tempat wudhu dan pengadaan air bersih.

Berikut ini beberapa dokumentasi kegiatan dan proposal kegiatan P3BM yang ada di saya:

  1. Dokumentasi Tabligh Akbar 10 Mei 2011.
  2. Dokumentasi TPA.
  3. Dokumentasi Kajian.
  4. Proposal Usaha Ternak Kambing Etawa.
  5. Proposal Pengajuan Air Bersih Klampah.
  6. Dokumentasi Renovasi Masjid.
  7. Proposal Program-program Kegiatan P3BM.
  8. Proposal Usaha Ternak Sapi.
Share

Jalan-jalan ke Kids Fun Parcs Jogja

Karena letak Kids Fun yang tidak jauh dari kontrakan kami di Jogja, kami memutuskan untuk berangkat dengan berjalan kaki. Perlengkapan mandi dan baju ganti serta bekal lainnya berada di tas ransel, sambil mendorong kereta bayi berisi si bungsu Hana Uliansyah yang baru berusia 5 bulan. Kami berangkat jam 9 pagi dari rumah dengan harapan menghindari jam padat pengunjung yang biasanya terjadi di siang hari.
Sesampainya di Kids Fun, voucher dari dealkeren ditukar oleh petugas dengan tiket masuk taman bermain, Aqua Splash, Flying Fox, dan diskon GoKart. Wah banyak juga ya! Ada 20 permainan yang tersedia di Kids Fun, tapi kami tidak mencoba semuanya. Beberapa permainan sebenarnya adalah permainan yang sama dengan tema berbeda. Misalnya permainan mobil-mobilan listrik untuk anak-anak, tersedia dalam banyak lokasi yaitu Herby’s yang bertema City Car, sedangkan Harley Davidson bertema Western City, Ferarri bertema Sirkuit F1 dan Old Dream bertema China Town. Permainan kereta juga tersedia dalam beberapa wahana, seperti Santa Fe Train, Kereta Ulat, dan __.
Wahana yang paling banyak tersedia adalah permainan air. Wahana air yang digenjot sendiri oleh pengendara dengan jalur yang sudah tersedia, terdapat dalam banyak wahana seperti  ___ bertema pulau tropis, ___ bertema Indian, dan ___ bertema ____. Wahana air tanpa jalur, aqua bike. Wahana air sehggol2an, bumper boat. Nah, saking banyaknya permainan air di Kids Fun, kami sempat bercanda, “Rejeki Kids Fun memang ada di air.”
Permainan yang lain ada Mini Wheel, yaitu sebuah ferris wheel atau bianglala mini dengan 6 gondola saja. Ada pula ontang-anting, gajah terbang, dan boom boom car. Semua permainan tersebut dapat dinikmati tanpa tiket tambahan. Dan yang tidak kalah seru adalah Fun Shooter, arena di mana pemain dapat saling menembakkan bola lembut ke arah pemain lain.
Salah satu permainan gratis yang menjadi favorit pengunjung adalah Jurassic Park. Wahana ini adalah wahana kereta keluarga yang mengelilingi taman dinosaurus.
Permainan yang harus membayar lagi adalah Duragon, sebuah wahana roller coaster mini berketinggian __ meter. Masih jauh lebih kecil dari Halilintar di Dufan tentunya, tapi sebagai satu-satunya wahana roller coaster di Jateng dan DIY, wahana ini masih menjadi favorit para pengunjung. Beberapa putaran dihiasi dengan teriakan-teriakan dan jeritan-jeritan dari penumpangnya.
Salah satu wahana dengan antrian terpanjang adalah Flying Fox. Meskipun harus membayar 15 ribu rupiah, peminatnya tetap membludak. Kami tidak perlu menambah beli tiket, karena voucher dari dealkeren sudah mencakup tiket Flying Fox. Untuk menikmati Flying Fox, pengunjung harus naik ke tower yang ada patung naga. Bagi yang belum memiliki tiket, dapat membeli langsung di titik peluncuran.
Di luar permainan yang disediakan, banyak site-site tempat berfoto yang tersedia tersebar di seluruh lokasi. Ada panggung Kapal, sebuah replika kapal bajak laut yang bisa digunakan untuk panggung pertunjukan bertema bajak laut. Banyak pula patung-patung tanpa kepala yang dapat digunakan untuk bergambar dengan memposisikan kepala kita pada patung tersebut.
Di dalam gedung dekat pintu keluar, terdapat wahana bermain anak bernama Soft Play. Isinya adalah jungle dan mandi bola. Anak-anak sangat suka bermain di sini. Waktunya pun pas, karena ketika matahari sudah memanas kami masuk ke wahana indoor.
Fasilitas Ibadah tidak Memadai
Setelah lelah menikmati permainan wahana di taman bermain, kami beristirahat dulu sebelum masuk ke kolam renang Aqua Splash. Untuk mendapatkan makanan, tersedia banyak food court tersebar di seluruh area lokasi. Ada Cafe Saurus di depan wahana Jurassic Park. Ada pula kantin di depan panggung kapal. Belum lagi kios-kios kecil yang menjual suvenir, foto digital, dll. Untuk masalah perut, tidak ada masalah.
Masalah yang mengganggu kenyamanan baru terasa ketika kami hendak melaksanakan ibadah sholat. Mushola yang tersedia ternyata berada di area toilet wanita. Hal ini sangat memprihatinkan kami, seolah-olah kami disuruh sholat di tempat buang hajat. Luasnya pun tidak memadai. Padahal musholla itu adalah satu-satunya tempat ibadah di dalam lokasi taman bermain. Hal ini jauh berbeda dengan fasilitas ibadah yang diberikan oleh lokasi wisata lainnya seperti Kebun Binatang Ragunan (masjid besar di tengah area), Dunia Fantasi (ada masjid di dekat panggung outdoor dan juga banyak musholla tersedia di mana-mana), Taman Mini Indonesia Indah (masjid Diponegoro dengan dua lantai), dll. Bagaimanapun juga, pemeluk agama Islam adalah pengunjung mayoritas dari taman-taman tersebut, sehingga kenyamanan beribadah bagi kami semestinya mendapat perhatian dari pengelola taman.
Akhirnya kami pun memilih untuk melaksanakan sholat di musholla area parkir. Di sana kondisinya lebih baik, meskipun luas musholla juga minimal. Hanya saja kami harus keluar dari area taman bermain Kids Fun, yang tentunya menambah kerepotan ketimbang melaksanakan sholat di dalam area taman bermain. Banyak pengunjung yang lebih memilih untuk sholat di dalam area.
Bermain Air di Aqua Splash
Setelah mengisi perut dan sholat, kami bergerak menuju kolam renang Aqua Splash. Tempatnya nyaman, baik bagi anak-anak maupun orangtua. Terdapat dua kolam yang tersedia. Satu kolam dengan seluncuran setinggi 7,5 meter dan melingkar sepanjang 52 meter. Satu kolam lain sepertinya didesain untuk aktivitas yang lebih santai, dengan kanopi besar terpasang di atasnya. Ada pula satu inflatable pool dipasang di salah satu sudut area kolam renang. Entah apakah selain di hari libur, inflatable tersebut dipasang atau tidak. Lantai yang terbuat dari konblok berkualitas membuat permukaan lantai tidak licin meskipun basah terciprat air kolam. Di pinggir kolam, banyak tersedia parasol (payung taman) dengan meja dan kursi bagi __. ortu dapat dengan nyaman mengawasu anak2 bermain air. bbrp lifeguard terlihat berjaga di titik2 penting.
dgn tiket yg dpt dibeli ter[isah, aqua splash nampaknya akab=n menjadi pilihan kami di kemudia hari. mudah2an kf mkn baik.

Hari Ahad lalu (tanggal 3 Juli 2011), kami sekeluarga akhirnya menggunakan voucher tiket masuk Kids Fun Parcs Jogja, yang sudah kami beli beberapa waktu yang lalu. Voucher tersebut saya beli secara online dari dealkeren.com seharga 22.500 per voucher. Kami membeli 4 voucher untuk saya, istri, dan 3 anak (1 masih bayi, tidak dihitung). Total 90.000. Harga asli tiket adalah 45.000 per orang (anak dan dewasa sama saja) untuk tiket terusan, atau 37.500 per orang untuk tiket taman bermain dan 13.000 per orang untuk tiket kolam renang Aqua Splash. Jadi kami menghemat setengahnya.

Karena letak Kids Fun yang tidak jauh dari kontrakan kami di Jogja, kami memutuskan untuk berangkat dengan berjalan kaki. Perlengkapan mandi dan baju ganti serta bekal lainnya berada di tas ransel, sambil mendorong kereta bayi berisi si bungsu Hana Uliansyah yang baru berusia 5 bulan. Kami berangkat jam 9 pagi dari rumah dengan harapan menghindari jam padat pengunjung yang biasanya terjadi di siang hari.

Sesampainya di Kids Fun, voucher dari dealkeren ditukar oleh petugas dengan tiket masuk taman bermain, Aqua Splash, Flying Fox, dan diskon GoKart. Wah banyak juga ya!

Ada 20 permainan yang tersedia di Kids Fun, tapi kami tidak mencoba semuanya. Beberapa permainan sebenarnya adalah permainan yang sama dengan tema berbeda. Misalnya permainan mobil-mobilan listrik untuk anak-anak, tersedia dalam banyak lokasi yaitu Herby’s yang bertema City Car, sedangkan Harley Davidson bertema Western City, Ferarri bertema Sirkuit F1 dan Old Dream bertema China Town. Permainan kereta juga tersedia dalam beberapa wahana, seperti Santa Fe Train, Kereta Ulat dan Duragon.

Wahana yang paling banyak tersedia adalah permainan air. Wahana air yang digenjot sendiri oleh pengendara dengan jalur yang sudah tersedia, terdapat dalam banyak wahana seperti Jet Rider bertema pulau tropis, Grand Canyon bertema Indian, dll. Selain itu tersedia juga wahana air tanpa jalur bernama Aqua Bike. Bagi yang suka saling senggol ada wahana air Bumper Boat. Nah, saking banyaknya permainan air di Kids Fun, kami sempat bercanda, “Rejeki Kids Fun memang ada di air.”

Permainan yang lain ada Mini Wheel, yaitu sebuah ferris wheel atau bianglala mini dengan 6 gondola saja. Ada pula ontang-anting, gajah terbang, dan boom boom car. Semua permainan tersebut dapat dinikmati tanpa tiket tambahan. Dan yang tidak kalah seru adalah Fun Shooter, arena di mana pemain dapat saling menembakkan bola lembut ke arah pemain lain.

Salah satu permainan gratis yang menjadi favorit pengunjung adalah Jurassic Park. Wahana ini adalah wahana kereta keluarga yang mengelilingi taman dinosaurus. Pengunjung ditempatkan dalam kereta-kereta otomatis berisi dua sampai empat orang. Sepanjang jalur, terdapat patung-patung dinosaurus yang dilengkapi dengan informasi mengenai dino tersebut.

Permainan yang harus membayar lagi adalah Duragon, sebuah wahana roller coaster mini berketinggian sekitar 7 meter. Masih jauh lebih kecil dari Halilintar di Dufan tentunya, tapi sebagai satu-satunya wahana roller coaster di Jateng dan DIY, wahana ini masih menjadi favorit para pengunjung. Beberapa putaran dihiasi dengan teriakan-teriakan dan jeritan-jeritan dari penumpangnya.

Salah satu wahana dengan antrian terpanjang adalah Flying Fox. Meskipun harus membayar 15 ribu rupiah, peminatnya tetap membludak. Kami tidak perlu menambah beli tiket, karena voucher dari dealkeren sudah mencakup tiket Flying Fox. Untuk menikmati Flying Fox, pengunjung harus naik ke tower yang ada patung naga. Bagi yang belum memiliki tiket, dapat membeli langsung di titik peluncuran.

Di luar permainan yang disediakan, banyak site-site tempat berfoto yang tersedia tersebar di seluruh lokasi. Ada panggung Kapal, sebuah replika kapal bajak laut yang bisa digunakan untuk panggung pertunjukan bertema bajak laut. Banyak pula patung-patung tanpa kepala yang dapat digunakan untuk bergambar dengan memposisikan kepala kita pada patung tersebut.

Di dalam gedung dekat pintu keluar, terdapat wahana bermain anak bernama Soft Play. Isinya adalah jungle dan mandi bola. Anak-anak sangat suka bermain di sini. Waktunya pun pas, karena ketika matahari sudah memanas kami masuk ke wahana indoor ini.

Dalam kunjungan kali ini, kami tidak mencoba GoKart. Rasa-rasanya Go Kart lebih asyik jika dimainkan berkelompok. Pembalap-pembalap dalam satu race terdiri dari teman-teman yang kita kenal.

Fasilitas Ibadah tidak Memadai

Setelah lelah menikmati permainan wahana di taman bermain, kami beristirahat dulu sebelum masuk ke kolam renang Aqua Splash. Untuk mendapatkan makanan, tersedia banyak food court tersebar di seluruh area lokasi. Ada Cafe Saurus di depan wahana Jurassic Park. Ada pula kantin di depan panggung kapal. Belum lagi kios-kios kecil yang menjual suvenir, foto digital, dll. Untuk masalah perut, tidak ada masalah.

Masalah yang mengganggu kenyamanan baru terasa ketika kami hendak melaksanakan ibadah sholat. Mushola yang tersedia ternyata berada di area toilet wanita. Hal ini sangat memprihatinkan kami, seolah-olah kami disuruh sholat di tempat buang hajat. Luasnya pun tidak memadai. Padahal musholla itu adalah satu-satunya tempat ibadah di dalam lokasi taman bermain. Hal ini jauh berbeda dengan fasilitas ibadah yang diberikan oleh lokasi wisata lainnya seperti Kebun Binatang Ragunan (masjid besar di tengah area), Dunia Fantasi (ada masjid di dekat panggung outdoor dan juga banyak musholla tersedia di mana-mana), Taman Mini Indonesia Indah (masjid Diponegoro dengan dua lantai), dll. Bagaimanapun juga, pemeluk agama Islam adalah pengunjung mayoritas dari taman-taman tersebut, sehingga kenyamanan beribadah bagi kami semestinya mendapat perhatian dari pengelola taman.

Akhirnya kami pun memilih untuk melaksanakan sholat di musholla area parkir. Di sana kondisinya lebih baik, meskipun luas musholla juga minimal. Hanya saja kami harus keluar dari area taman bermain Kids Fun, yang tentunya menambah kerepotan ketimbang melaksanakan sholat di dalam area taman bermain. Banyak pengunjung yang lebih memilih untuk sholat di dalam area.

Bermain Air di Aqua Splash

Setelah mengisi perut dan sholat, kami bergerak menuju kolam renang Aqua Splash. Tempatnya nyaman, baik bagi anak-anak maupun orangtua. Terdapat dua kolam yang tersedia. Satu kolam dengan seluncuran setinggi 7,5 meter dan melingkar sepanjang 52 meter. Satu kolam lain sepertinya didesain untuk aktivitas yang lebih santai, dengan kanopi besar terpasang di atasnya. Ada pula satu inflatable pool dipasang di salah satu sudut area kolam renang. Entah apakah selain di hari libur, inflatable tersebut dipasang atau tidak. Lantai yang terbuat dari konblok berkualitas membuat permukaan lantai tidak licin meskipun basah terciprat air kolam. Di pinggir kolam, banyak tersedia parasol (payung taman) dengan meja dan kursi bagi pengunjung yang memilih tidak nyemplung ke kolam. Dari bawah parasol itu, ortu dapat dengan nyaman mengawasi anak-anak bermain air. Beberapa lifeguard terlihat berjaga di titik-titik penting.

Dengan tiket yang dpt dibeli terpisah dari tiket taman bermain, aqua splash nampaknya akan menjadi pilihan kami di kemudian hari. Mudah-mudahan Kids Fun makin baik dalam menyediakan wahana hiburan yang mengasyikkan.

Share

Metoda Belajar Bajak Laut: Cocok untuk Setiap Bidang?

Buku ini sudah banyak diulas di mana-mana. Saya juga pertama mendengarnya dari ulasan di status FB teman-teman keluarga homeschooling. Baru di bulan Juni 2011 ini saya berkesempatan membacanya.

Buku berjudul “Tinggalkan Sekolah sebelum Terlambat, Belajar Cerdas Mandiri dan Meraih Sukses dengan Metode Bajak Laut” diterbitkan oleh Kaifa. Judul aslinya adalah Secrets of A Buccaneer Scholar. Buku ini ditulis oleh pak James Marcus Bach, seorang penguji piranti lunak. Ia dapat menjadi seorang manager di Apple walaupun tidak memiliki ijazah sekolah menengah atas. Ya, pak Bach putus sekolah di SMA. Bagaimana pak Bach dapat mencapai suatu pencapaian tanpa ijazah sekolah formal, itulah yang diceritakan dalam buku ini.

Meskipun drop out dari sekolah, Pak Bach tidak berhenti belajar. Ia mengembangkan sebuah metoda pembelajaran yang cocok untuk diri dan kondisinya. Metoda tersebut dinamainya metoda belajar bajak laut.

Secara singkat metoda belajar bajak laut adalah metoda belajar alternatif dibanding dengan metoda belajar yang “resmi”. Biasanya seorang calon pelaut akan dilatih dulu di darat dengan berbagai kepandaian yang diperlukan di laut, seperti tali-temali, navigasi, prosedur keselamatan, mesin, dst. Sementara, bajak laut lebih suka untuk turun dulu ke laut dan bertahan hidup. Bajak laut belajar dengan mencoba. Ia akan menyadari dan memilih sendiri keterampilan apa yang dibutuhkan untuk bertahan hidup di atas laut.

Silabus Belajar Bajak Laut

Salah satu pertanyaan yang umum ditanyakan pada orang yang belajar mandiri adalah seputar silabus yang digunakan dalam belajar mandirinya. Pak Bach justru sengaja mencari keunikan, bukannya konvergensi keahlian (hal yang didapat dari silabus, meskipun maksud utamanya adalah untuk menjaga standar). Analoginya sebagai berikut. Armada laut kerajaan memiliki rencana dan strategi yang matang, mereka memperluas kekuasaan dengan penuh perhitungan. Sebaliknya, bajak laut mencari celah-celah kekuasaan di laut dan biasanya mampu mempertahankan kekuasaan di suatu wilayah tertentu. Seorang bajak laut pembelajar berpeluang besar untuk menjadi ekspert di bidang wilayah tertentu.

Membaca kisah hidup dan metoda pembelajaran yang dikembangkan oleh penulis buku tersebut, saya mempelajari beberapa pandangan baru dalam belajar. Meskipun demikian, pertanyaan baru muncul di kepala. Apakah metoda belajar ini dapat diterapkan di bidang pekerjaan saya? Apakah metoda belajar ini dapat diterapkan di bidang pekerjaan apa pun? Bagian berikutnya dari tulisan ini akan membahas renungan saya akan pertanyaan tersebut.

Dapatkah Metoda Belajar Bajak Laut diterapkan di Semua Bidang?

James Bach berprofesi sebagai seorang penguji piranti lunak (software tester). Ia memiliki pendekatan yang unik dalam mencari dan memperbaiki bug sebuah software yang akan dirilis. Cara pengguna dalam menggunakan software memang berbeda-beda. Ada jutaan kemungkinan cara penggunaan sebuah software. Pak Bach ditugasi untuk dapat mencari adanya sepersekian kesalahan dari jutaan kemungkinan kombinasi penggunaan software. Hal tsb yang sedikit banyak membuat metoda belajar bajak laut dapat ia kembangkan. Profesi ini memerlukan orang yang memiliki cara berpikir berbeda, sehingga ia bisa menemukan bug lebih cepat dari penguji lainnya (dengan demikian pekerjaan menjadi lebih efisien).

Dalam bidang saya, yaitu akuntansi, reputasi didapat dari integritas dalam menghadapi klien. Ada sebuah code of conduct (kode etik) yang menjadi panduan bagi akuntan dalam menyediakan layanan yang ia berikan (kerap disebut jasa atestasi). Untuk dapat melakukan audit terhadap suatu perusahaan, akuntan dituntut memiliki keahlian yang memadai untuk melakukan hal itu. Ada dua hal yang dapat membuktikannya, pertama adalah sertifikat pelatihan (sama dengan istilah ijazah) di bidang tertentu, yang kedua adalah portofolio pengalaman sebelumnya. Dengan demikian, ijazah (masih) menjadi syarat penting dalam profesi akuntan. Artinya, jarang sekali ada akuntan tanpa ijazah tertentu yang dapat mengepalai/membawahi anak buah yang berijazah, seperti pada kasus pak Bach yang memimpin tim beranggotakan orang-orang berijazah. Meskipun demikian, akuntan dapat pula membuktikan keahliannya dengan portofolio pengalaman kerja. Yeps, kondisi yang sama ditemui pula pada profesi lain.

Selain itu, akuntan juga dipandu dengan cara bekerja yang prosedural. Dalam hal ini sepertinya cara berpikir berbeda (out of the box) ala metoda belajar bajak laut tidak dapat diaplikasikan mentah-mentah. Pada profesi pak Bach, cara berpikir berbeda dapat diterapkan seluas-luasnya, mulai dari menyusun dan menyusun ulang (arrange and re-arrange) prosedur kerja, sampai penggunaan teknik-teknik alternatif.  Akuntan hanya dapat menggunakan cara berpikir berbeda secara terbatas. Akuntan dapat menggunakan teknik-teknik alternatif untuk suatu tujuan kerja yang spesifik. Sementara untuk susunan prosedur kerja, umumnya dan biasanya masih terpaku pada suatu pakem umum. Modifikasi prosedur masih dimungkinkan, namun rebuilding prosedur, praktis tidak dimungkinkan.

Ada satu jenis akuntan yang memerlukan reputasi portofolio dan cara berpikir berbeda. Siapakah ia? Ia adalah akuntan pendidik (akademisi). Reputasi akuntan pendidik terbangun dari portofolio bidang kajian yang ia minati. Seorang peneliti akan dikenal dari banyaknya publikasi ilmiah yang ia terbitkan. Biasanya bidang kajian publikasi-publikasi tersebut membentuk suatu portofolio yang kuat. Misalnya seperti Josep Hair, seorang dosen management yang lebih dikenal dengan buku Multivariate Data Analysis-nya. Atau Phillip Kloha yang memiliki banyak riset di bidang akuntansi sektor publik (pemerintahan negara bagian). Ada juga auditor yang dikenal karena menguasai audit pada industri tertentu, misalnya sektor pertambangan atau telekomunikasi.

Simpulan

Metoda belajar bajak laut menekankan pada pemikir bebas yang tidak terikat oleh suatu otoritas tertentu, baik otoritas ilmiah, struktural ataupun sosial. Metoda ini paling cocok digunakan pada bidang kajian yang membutuhkan orang yang mampu berpikir secara berbeda. Sebaliknya, pada bidang-bidang yang memiliki tradisi yang kuat, metoda bajak laut terdengar terlalu radikal. Namun, semangatnya tetap dapat diaplikasikan secara fleksibel pada kondisi apa pun.

Metoda belajar bajak laut cocok digunakan pada anak yang tersingkirkan dari sistem pendidikan sekolah (seperti anak saya, misalnya). Untuk pikiran yang lebih dewasa, metoda ini baik untuk dipelajari sebagai sharing, pembanding, ataupun bahan introspeksi diri. Ada profesi atau bidang tertentu yang dapat menggunakan metoda ini untuk mencapai kesuksesan. Ada pula bidang yang masih mengandalkan bukti dengan tingkat otoritas tertentu (baca: ijazah) untuk menjaga integritas dan kualitas jasa yang diberikan.

Share