Archive for the Category »Ngemong «

Syahdan di suatu akhir pekan, keluarga kami menghabiskan waktu di sebuah pusat perbelanjaan. Ketika waktu sholat tiba, kami pun menuju ke musholla. Nah, di sini lah petualangan berburu lalat dimulai…

Musholla di mall itu memiliki AC, sehingga ruangannya jadi dingiiin sekali. Di musholla ini, Abbas dan Yasmin bisa berburu lalat sepuasnya. Lalat-lalat di musholla ini mudah sekali ditangkap. Yasmin, yang berumur dua tahun saja, bisa lho menangkap lalat di mushola ini. Lho kok bisa?

Ternyata, lalat termasuk binatang berdarah dingin. Abbas sudah belajar mengenai binatang berdarah panas dan berdarah dingin. Binatang yang berdarah panas, suhu tubuhnya tetap, tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungannya. Sementara binatang berdarah dingin, suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungan di sekitarnya. Contoh binatang berdarah dingin adalah kadal dan lalat.

Nah, hewan yang berdarah dingin jika berada di tempat yang dingin, suhu tubuhnya akan turut menjadi dingin pula. Jika suhu tubuhnya terlalu rendah, hewan berdarah dingin menjadi sulit bergerak karena tubuhnya kaku kedinginan. Itulah sebabnya, kadal sering kita jumpai sedang berjemur di atas batu. Karena jika kadal kedinginan, tubuhnya akan menjadi kaku dan tidak bisa bergerak. Kalau kadal tidak bisa bergerak, ia dengan mudah dapat ditangkap oleh pemangsanya.

Demikian pula dengan lalat. Lalat-lalat yang berada di musholla yang dingin itu, tubuhnya menjadi kaku dan tidak bisa terbang. Abbas dan Yasmin dapat dengan mudah menangkap lalat-lalat yang sedang kedinginan di sana. Wah, Abbas bisa menangkap sampai sepuluh ekor lalat lho! Lalat-lalat itu digenggam kuat-kuat. Karena ketika lalat yang kedinginan itu bersentuhan dengan tangan kita yang hangat, ia bisa bergerak dan terbang lagi!

Boleh deh Abbas dan Yasmin berburu lalat sambil menunggu Ayah dan Ummi melaksanakan sholat. Tapi nanti setelah selesai berburu lalat, jangan lupa cuci tangan yang bersih ya.. supaya kuman dan kotoran yang dibawa lalat tidak masuk ke dalam tubuh kita.

Begitulah keseharian anak Homeschooling, bisa belajar tentang apa saja di mana saja. Belajar jadi mengasyikkan dan mudah dipahami. Eksperimen biologi tidak harus dilakukan di dalam laboratorium yang mahal, tapi bisa dilakukan di mana saja. Topik-topik yang sudah dipelajari tidak menguap terlupakan begitu saja, tapi dicari aplikasinya di kehidupan di sekitar kita.

Untuk teman-teman pembaca, selamat berburu lalat juga!

Alkisah, Ummi dan Abbas di suatu siang. Seperti biasa, Ummi sedang mengurusi usaha di rumah. Usaha jahitan gamisnya memang sedang banyak pesanan. Ummi sibuk sekali. Sesekali ia mondar-mandir dari ruang depan, ke ruang aktivitas, dan juga ke dapur.

Sementara itu, Abbas sedang bermain komputer di ruang aktivitas. Ummi sudah membukakan sebuah halaman web untuknya. Halaman web itu bagus sekali. Isinya tentang pelajaran mengenal huruf abjad bagi balita. Judulnya adalah ABC Zoo. Sebuah animasi yang menarik menampilkan deretan huruf disertai gambar binatang yang namanya diawali dengan huruf abjad tersebut.

ABC Zoo

Sesampainya di suatu abjad. “Mi, ini apa?”, tanya Abbas sambil menunjuk sebuah gambar hewan bulat besar.

Ummi yang hanya sempat menatap sekilas dengan yakinnya menjawab, “Itu Badak!”. Ow la la, rupanya Ummi tidak memperhatikan tulisan Hippopotamus dibawah gambar tersebut.

Abbas terdiam sejenak. Lalu ia berkomentar, “Bukan Mi, ini kuda nil. Kalau Badak itu yang punya cula.”

Ah, masak sih aku salah, kata Ummi dalam hati. Sambil masih dipenuhi rasa tidak percaya, Ummi mendekati monitor. “O, Iya ‘Abbas benar. Itu kuda Nil.”

Ummi pun melanjutkan aktivitasnysa sambil masih menyimpan rasa tidak percaya bahwa dirinya sudah salah jawab.

Animasi di layar komputer pun silih berganti menampilkan binatang-bintang lucu dengan awalan nama yang sesuai urutan huruf abjad.

tidak berapa lama….

“Nah ini baru Badak”, kata Abbas penuh kemenangan sambil menunjuk sebuah bentuk hewan di layar monitor. Huruf yang diperkenalkan adalah huruf R, dengan tulisan Rhinoceros di bawah gambar badak.

Ummi : Hiks…

PS: Di halaman web fisher-price.com masih ada beberapa permainan lain yang menarik untuk dimainkan bagi anak-anak.

Category: Ngemong  5 Comments

Dirumah, pada suatu senja. ‘Abbas dan Ummi sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.
Sampai suatu ketika…

‘Abbas : “Mi, ini apa?” sambil menunjuk gambar dari http://www.fisher-
price.com/us/fun/games/abczoo/default.asp

Ummi : Sibuk, lihat gambar sebentar, “Itu Badak!” tanpa perhatikan tulisan dibawahnya (Hippopotamus)

‘Abbas : Diam sebentar, terus komentar “Bukan, ini kuda nil. Kalau Badak yang punya cula Mi.”

Ummi : Nggak percaya, mendekati monitor. “O, Iya ‘Abbas benar. Itu kuda Nil.” masih nggak percaya sudah salah jawab.

tidak berapa lama….

‘Abbas : “Nah ini baru Badak”. (Rhinoceros)

Ummi : Hiks…

Category: Ngemong  Leave a Comment

DIAKUI atau tidak, anak jaman sekarang memang memiliki lingkungan dan tantangan global yang berbeda dari yang pernah kita hadapi. Dan entah mengapa pula, pengaruh itu justru membentuk anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang unik. Bahkan koran tempo hari ini mengenalkan istilah generasi layar.

Salah satu keajaiban yang ditunjukkan oleh anak saya yang berumur 4 tahun Februari ini, adalah kemampuannya menyambung-nyambungkan suatu kejadian dengan kejadian lain. Mungkin mirip dengan iklan susu formula mengenai Triptofan yang digembar-gemborkan dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam mengolah informasi. Padahal anak saya anak ASI, dan sekarang minum susu UHT.

Suatu hari, saya membacakan dongeng tentang Tiga Babi Kecil. Sebenarnya dongeng ini sudah sering dibacakan menemani Si Sulung tidur malam atau tidur-tiduran di siang hari, atau sekedar bercerita tanpa ada kaitannya dengan tidur. Si Sulung Abbas pun sudah mafhum rupanya dengan apa yang diceritakan Ayahnya. Namun tetap saja matanya akan membesar, mendengar kisah yang disampaikan, tentu saja bila disampaikan dengan cara yang bombastis, menarik dan diselingi kreativitas yang membuatnya berbeda di tiap kesempatan membacakan dongeng.

Sampai suatu kali..

Ayah: Tiga Babi Kecil. Ada tiga babi kecil. Babi yang pertama membangun rumah dari jerami. Babi yang kedua membangun rumah dari kayu. Dan Babi ketiga membangun rumah dari batu. Lalu ada serigala datang dan berkata, “Hrmmmhh.. (menggeram). Aku ingin makan babi. Di mana aku bisa menemukan babi ya?”

Abbas: (cuek, main sini main sana, tapi tak mau jauh dari Ayahnya, telinga tetap mendengarkan)

Ayah: Lalu serigala datang ke rumah Babi pertama. (singkat cerita) Lalu rumah babi pertama yang terbuat dari jerami ditiup oleh serigala. Babi pertama lari ke rumah babi kedua. Lalu rumah babi kedua ditipu oleh serigala. Babi pertama dan Babi kedua lari ke rumah babi ketiga. Karena terbuat dari batu, serigala tidak bisa meniup rumah babi ketiga.

Abbas: (memotong cerita) Lalu Serigalanya menjadi besar! Seperti monster di Power Rangers, terus rumahnya ditiup deh. Babinya dimakan. (menyeringai puas)

Ayah: (*speechless*)

Kok logikanya nyambung ya? Make sense gituh..

Category: Ngemong  3 Comments

Sabtu lalu (8/12/2007), sekolah anakku mengadakan seminar. Temanya “Hubungan Pola Asuh dengan Perkembangan Emosi dan Intelegensi Anak”. Pembicaranya pak Mugito, psikolog yang menjadi konsuler di Citra Consulting.

Saya menjadi satu-satunya peserta pria di acara itu. Mayoritas peserta adalah ibu dari anak yang bersekolah di TK Al Muhajirin Pondok Pucung. Sebelumnya istriku sempat berdebat panjang denganku. Topiknya apa lagi kalau bukan peran Ayah dalam keluarga. Istriku merasa, peranku sebagai ayah masih kurang dan cenderung kontra-produktif. Khususnya di bidang kesehatan, pendidikan dan pola asuh. more…

Category: Ngemong  13 Comments

Berita tentang sekolah gratis ini memang sudah lama beredar. Email tertua yang bisa saya temukan bertanggal 30 Agustus 2007. Setelah itu ada banyak lagi email yang sama saya terima dari berbagai milis yang saya ikuti.

Saya juga sudah lama ingin mengkonfirmasi berita itu. Maksudnya supaya orang-orang mendapat berita yang akurat dan juga tidak menyebarkan berita bohong. Nomor telepon selular Bu Ade yang disebut-sebut sebagai contact person program ini juga sudah lama ngendon di hape saya. Untungnya sudah ada beberapa orang yang lebih dulu melakukannya. Berikut kutipannya.

  1. Info Sekolah Gratis (salah satu dari banyak versi)
  2. Email mempertanyakan akurasi berita
  3. Another email mempertanyakan akurasi berita
  4. Email konfirmasi tapi masih kurang jelas
  5. Email konfirmasi lumayan jelas

more…

Category: Ngemong  Tags: ,  2 Comments

Seminar Homeschooling
“Peran Serta Orang Tua Dalam Pendidikan Anak”

Pelaksanaan : Jumat, 14 Desember 2007 jam 13.30 – 16.00
Tempat : Ruang Serbaguna Taman Pengembangan Anak Makara Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
Penyelenggara : Skill and Personal Development Courses (SPDC) Fakultas Psikologi UI
Partisipan : Para Orang Tua / Pendidik /Pemerhati
Moderator : Nurfadilah, M.Psi
Pembicara :

  1. Dr. Rose Mini A.P, MSi – “Peran orang tua dalam mendidik anak dan sebagai pendidik untuk anak”
  2. Yayah Komariah, S. Pd – “ Seluk beluk Homeschooling dan pengalaman sebagai homeschooler”
  3. Desy Mutia Ali, M.Psi – “Self Regulation Learning (SRL) untuk para pendidik dan para orang tua yang sudah/ akan melakukan Homeschooling”

Pendaftaran
Rp 50.000,- (termasuk snack, kit, sertifikat, buku “Homeschooling” pengarang Yayah Komariah, S.Pd, merchandise sponsor) more…

Category: Ngemong  2 Comments