Hak Jalan Raya

Hak-hak Pengguna Jalan

Hari senin dan selasa kemarin saya benar2 dibuat kesal oleh kemacetan jalan disekitar BSD. Bayangkan jalan2 BSD yang besar2 dan lancar itu tiba2 jadi macet oleh suatu kegiatan, pawai pemilihan bupati daerah! Saya tidak tahu apakah ada peraturan yang mengatur tentang jalannya pawai sehingga tidak menghalangi pengguna jalan lain, atau sudah ada peraturannya, tapi seperti biasa peraturan dibuat untuk untuk dilanggar :p yha terlepas dari itu semua pawai tetap berlangsung dan kendaraan yang saya tumpangi terjebak pasrah dibelakangnya ditambah saya yang sedang bersungut2 didalamnya. Amboi…

Hari kamis, lain lagi cerita. Ketika saya menyebrang jalan, tiba2 ada pengemudi motor melawan arus dari arah yang berlawanan. Dan… Brak! jadilah tangan dan bahu saya sebelah kiri tersambar. Astagfirullah! Refleks ucapan yang keluar dari mulut saya, yang benar2 tak menyangka akan ada kendaraan dari arah sebaliknya. Tidak berapa lama kemudian otak mulai mencerna apa yang terjadi, ketika sadar dan mau melancarkan protes, sudah terlambat… Pengemudi motor sudah pergi dengan tenang meninggalkan korbannya yang bengong keheranan, “kok bisa2nya ada motor dari arah sana.” Pikir saya. (mau protes sama siapa thoh de!?). Saya yakin pengemudi motor tsb tahu saya tersenggol motornya, wong kedua anak-anak dalam boncengannya langsung menoleh pada saya. huh! Pelajaran yang buruk bagi anak2 tsb. Jangan di tiru yha nak..

Sudah sering saya melihat kekacauan di jalan-jalan. Kekacauan biasanya terjadi ketika semua orang merasa berhak menggunakan fasilitas umum ini dengan tanpa memperhatikan hak orang lain yang juga sebagai pengguna. Alangkah baiknya jika masing2 dari kita, MULAI DARI DIRI SENDIRI memperhatikan hak2 pengguna jalan lain. Apa saja sih hak pengguna jalan itu menurut Islam? Ternyata ada pensyariatannya di peraturan Negara Brunei Darusalam Bo!

Mufti Brunei Darussalam

Untuk menjamin jalan raya itu selamat dan selesa digunakan oleh semua pengguna, sama ada kenderaan bermotor atau pejalan kaki, kerajaan telah memperuntukkan peraturan dan undang-undang bagi pengguna jalan raya. Ia hendaklah dipatuhi. Mana-mana pengguna yang menyalahinya akan dikenakan tindakan menurut undang-undang.

Daripada Abu Sa‘id al-Khudri Radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
Hadits Abu Said Al-Khudri, apakah hak-hak jalan raya itu?

Artinya: “Jangan kamu duduk-duduk di jalan-jalan! Sahabat bertanya: “Kami susah meninggalkannya dan di sana kami hanya duduk-duduk bercerita” Baginda bersabda: “Jikalau begitu, apabila kamu pergi juga ke tempat kamu bercerita itu, kamu berikanlah hak-hak jalan raya”. Mereka bertanya lagi: “Apakah dia hak-hak jalan raya itu? Baginda menjawab: “Memelihara pandangan, membuang yang menyakitkan, menjawab salam dan membuat kebaikan serta menghalang kejahatan”. (Al-Bukhari & Muslim)

Share

Cuti Bersama 2008 Pembawa Pusing

Tahun 2008 ini banyak banget cuti bersama. Saya pribadi kurang setuju dengan kebijakan cuti bersama ini. Cuti bersama melanggar hak pegawai! Mosok kita dipaksa untuk ambil cuti pada hari2 yang sudah ditetapkan? Padahal cuti adalah hak pegawai. Kenapa bisa dipaksa pelaksanaannya dengan aturan? Ya ya ya, bilang saja dianalogikan dengan gaji. Gaji juga hak pegawai, tapi pengaturannya justru sangat ketat. Ada gak sih PNS yang naik gaji 3 kali setahun kayak yang dijanjikan Tung Desem Waringin? Yang ada malah dipotong.

thumbnail

Anyway, mau tak mau, setuju tak setuju, saya dan para PNS lain memang harus taat pada Surat Keputusan Bersama 3 Menteri itu. Dan selain nggerundel dan menggerutu (euh, sama yak?), saya harus menyiapkan diri untuk menghadapi datangnya tanggal-tanggal merah muda itu. (Bukan merah beneran kan?).

Banyaknya long weekend memang harus diantisipasi sebaik mungkin. Kita harus pandai-pandai memilah, menggunakan dan memanfaatkan libur panjang itu agar:

  1. Tidak boros. Kalau setiap liburan kita jalan2, wah tekor! Apalagi buat keluarga kecil dengan dua anak yang selalu kelebihan energi disetiap tempat dan setiap saat.
  2. Mudik. Daripada menghabiskan waktu yang barokah di bulan Ramadhan, mendingan mudik di luar bulan puasa aja.
  3. Tidak melewatkan acara keluarga. Di lingkungan puak saya, melewatkan acara keluarga bisa mendatangkan bencana. Nikahan, sunatan, kematian, berangkat haji, dll. Tipikal keluarga Indonesia banget. Kami sih berusaha agar tetap bisa berpartisipasi di acara-acara pokok, dan berdalih untuk acara-acara yang lain. Kabur!
  4. Private program. Nah ini nih, acara pribadi keluarga. Berenang, naik kuda (kuda orang lain, mosok PNS punya istal?), jalan-jalan. Tentunya sambil tetap menjunjung tinggi asas playing is learning. Homeschooling wannabe gitu loh!
  5. Istirahat. Kebayang kan, kerjaan seminggu yang harusnya selesai 5 hari harus diselesaikan 4 hari saja. Pasti capek banget tuh, kerjaan kejar tayang melulu. Nah, pilih tanggal-tanggal yang tepat untuk istirahat.
  6. Day off is challenge. Kalo dilihat dari sudut pandang lain (pake otak kanan dong!), libur panjang bisa menjadi kesempatan juga lho. Kesempatan nyambi side job, kesempatan ketemu orang, berburu bahan, menulis, tahfiz Quran, menyelesaikan proyek penulisan hadits digital, ikutan atau bikin proyek Open Source, dll. Sudah saatnya merubah paradigma dari padat aktivitas menjadi produktivitas.
  7. Mengatur rencana perjalanan dinas. Nah paling enak memang ambil perjalanan dinas di pekan yang ada long weekendnya. Artinya, sepulang travelling at cost yang cuman 3 atau 4 hari itu, kita nggak harus masuk bersegera ketemu atasan.

Nah, akhirnya ini dia kalender yang dijanjikan. Kalender disederhanakan hanya menampilkan bulan dan minggu yang memiliki long weekend. Bintang merah menandakan hari libur nasional, dan bintang oranye menandakan cuti bersama. Kotak merah panjang menunjukkan panjangnya liburan.

Cocok buat desktop atau poster. Biar ingat terus. Hehehe..

Bisa diunduh dari DivShare.Com atau Photobucket.Com

  1. http://www.divshare.com/download/3398247-af9
  2. http://i235.photobucket.com/albums/ee147/uliansyah/download/kalendercutibersama2008.png

Mohon kritik dan saran. (Euh. kayaknya penahunan Hijriyah nya salah. Tunggu revisinya ya.)

Share

Pengendalian: Biar Sederhana Asal Adil

Catatan pelanggan cuci mobil itu dibuat sesederhana mungkin. Yang penting, siapa saja dapat mengisi. Tak perlu pedoman khusus, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis atau apalah namanya.

Catatan Cuci Mobil Catatan Cuci Mobil

Caption mewakili timeline pekerjaan. Tanggal belum tembus dua digit, tapi lembar pelanggan sudah setengah terisi.

Diam-diam, semua aspek akuntansi terwakili. Completeness, semua mobil yang dicuci wajib dicatat. Cut Off, kode pekerja dicatat sesuai shift pekerjaan selama masih dikerjakan tim yang sama. Reliability and relevance, informasinya dapat diandalkan, lha wong dipake untuk pengambilan keputusan: perkiraan tagihan listrik, setoran ke pemilik modal, servis alat-alat, dll. Materiality, tidak ada pemasukan yang tidak material.

Fungsi terpenting catatan ini untuk keadilan pembagian. Agar semua pekerja membawa pulang hasil kerjanya hari itu

Menyenangkan memang melihat teamwork yang solid. Semua seolah menjadi mudah. Mutu pekerjaan bisa standar. Pelanggan puas pun akan kembali lagi. Selama menunggu mobil dicuci, pelanggan seolah disuguhi pertunjukkan mobil menari di atas pompa hidrolik (sayang foto mobil didongkrak, hilang saat transfer data). Berputar-putar disemprot semburan air dari pipa berbentuk senapan. Petugas pencuci dengan lincah mengendalikan pompa hidrolik, mengatur ketinggian. Satu mobil cukup dilayani 2 petugas. Mobil yang tadinya tertutup debu dan lumpur, pelan-pelan terlihat gagah kembali. Dengan kilauan cat dan semir ban.

Sambil menunggu mobil dikeringkan, bisa sekalian menikmati suguhan dari tukang rujak yang mangkal disitu. Hanya saja sang tukang rujaknya rabun. Jumlah porsi pesanan yang cuma diwakili jari telunjuk, diberikan dua piring. Maklum order disampaikan dengan teriakan dan tepuk tangan.

Pesan Rujak

Share

Pengendalian: Tangga Stasiun Kereta

Tiap pagi, di stasiun Tanah Abang, kereta memuntahkan ribuan penumpang. Ketika pintu kereta terbuka, penduduk komuter bergegas menuju tangga keluar stasiun. Untuk kemudian mereka berebut lagi saat beralih moda transportasi menuju tempat tujuan.

Naik tangga perlu dikendalikan juga rupanya..

Yang jadi masalah, tangga keluar stasiun tak mampu melayani debit arus manusia. Bak semut mereka harus sabar mengantri. Kadang bersungut-sungut melihat tangga tertutup orang-orang yang duduk menunggu kereta. Sebaliknya orang yang turun dari atas untuk mengejar kereta, pias tak mampu melawan arus. Padahal dalam hitungan menit, keretanya akan bergerak.

Ada ide pengendalian? Usul saya, buat saja tangga berjalan. Tangga yang terus bergerak jelas tidak bisa diduduki. Arah arus penumpang pun bisa diatur. Kalau bukan karena makanan suplemen yang buat orang jadi super pede, bergairah dan cenderung cari sensasi, tak ada orang yang mau melawan arus eskalator kan?

Share

Prof Tarwotjo: Jadilah contoh yang baik bagi adik-adik siswa SMA TN

Ikastara Happy Morning

Jadilah contoh yang baik bagi adik-adik siswa SMA TN. Demikian pesan pak Tarwotjo dalam acara Ikastara Happy Morning 2007 di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Dalam wejangannya yang disampaikan selama empat menit, Pak Tarwotjo mengingatkan juga agar para alumni agar bekerja dengan baik, tidak malu dengan yang halal, dan produktif.

Kehadiran pak Tarwotjo dalam acara Ikastara Happy Morning, menambah keceriaan pada pagi hari itu. Dalam usia 74 tahun, beliau masih saja penuh semangat dan gairah kehidupan. Kehadiran beliau benar-benar menjadi suntikan semangat bagi kami yang muda ini. Kami jadi merasa masih miskin prestasi, sedikit berkarya dan belum menyumbangkan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa ini.

Acara yang menjadi temu kangen para alumni ini menjaring animo yang sangat tinggi. Tercatat ada sekitar 150 orang alumni yang hadir. Alumni yang telah berkeluarga pun tak segan membawa serta pasangan dan anak-anak mereka. Apalagi ada beberapa pasangan jeruk yang berpartisipasi. Abang-abang dari angkatan I sampai adik-adik angkatan XV pun hadir lengkap mewakili angkatannya. Sipil dan militer. Luar negeri dan dalam negeri. Tumplek blek jadi satu. Continue reading

Share

Bacaan: Bank Kaum Miskin

Bank Kaum Miskin

Beberapa waktu lalu, saya sudah mendengar tentang Muhammad Yunus dengan Grameen Bank-nya. Saya membaca berita di koran, beliau memenangkan Nobel Perdamaian 2006. Guru saya juga pernah sedikit menyebut2 tentang beliau kala kami berdiskusi. Namun, baru dari buku yang diterbitkan oleh Penerbit Marjin Kiri inilah saya bisa menyerap pelajaran dari pengalaman beliau mendirikan Grameen Bank. Continue reading

Share

Berkah Ramadhan 1428 H

  1. Apa sih enaknya lahir tahun 1400 H?
    1. Nggak usah susah2 ngingat ucapan selamatLebaran. Tinggal tambahkan 1400 dengan umur sendiri.
    2. Nggak usah susah2 ngingat umur. Tinggal lihat dua digit di belakang tahun hijriyah.
  2. Jam kantor selama puasa cuman sampai 16.30. Ini artinya saya bisa ngejar kereta Ciujung jam 17.12 di Tanah Abang, dan sampai di rumah sebelum maghrib. Jam kerja biasa sampai jam 17.00 bikin kagok, nggak bisa ngejar Ciujung tapi KRL AC Sudirman jam 17.40 bikin susah sholat maghribnya.
  3. Sembari pulang ngambil data dari Dephut mampir ke Kantor Pos Besar Pasar Baru. Kirim paket DVD JAS OS X ke Infidra. Sempat lihat kesibukan pos menjelang lebaran.Kantor Pos Besar Pasar Baru
  4. 11 vs 23. Yg 11 memang memiliki dalil yang sulit dipatahkan. Tapi pendukung 23 masih mendapat angin dari praktik sholat tarawih di Masjidil Haram. Sayangnya, praktik 23 di Indonesia jarang yang memperhatikan kualitas, asal mengejar kuantitas. Jurus Al Fatihah satu nafas pun jamak ditemui. Seandainya kualitas 23 di Indonesia sama dengan 23 di Makkah, saya pasti ngikut.
  5. Kereta ekonomi jadi lebih nyaman. Tantangan terberat yang saya hadapi di kereta ekonomi adalah asap rokok!. Selama puasa, semua gerbong kereta tak ber-AC bersih dari asap rokok. Saya malah sempet naik KRD dengan nyamannya. Padahal biasanya, asap di gerbong KRD lebih pekat daripada asap lokomotif tua penarik gerbongnya. Aduh kapan ya kondisi ini bisa ditemui di luar Ramadhan?
Share